Wednesday, January 03, 2018

ESQ, Visi Besar Membangun Manusia Menuju Indonesia Emas

“Membangun sebuah gedung pencakar langit membutuhkan waktu 3-4 tahun. Sedangkan membangun manusia membutuhkan waktu 30 – 40 tahun. Namun satu manusia yang berhasil dibangun, mampu mendirikan satu kota yang berisi ratusan gedung pencakar langit.”

Menangkap Hikmah - Sebegitu vitalnya membangun manusia, karena manusialah yang sesungguhnya akan mengelola bumi. Begitu pun kemajuan suatu negara sangat ditentukan pada sumber daya manusianya. Jika sumberdaya manusianya dikelola dengan baik, maka akan menjadi berkah dan negara tersebut akan menjadi negara maju. Namun jika sumber dayanya tidak dikelola dengan baik, maka akan menjadi musibah dan negara tersebut akan menjadi negara tertinggal.

Melihat amat pentingnya pembangunan sumber daya manusia ini, maka sudah semestinya hal ini menjadi prioritas utama di dalam membangun negeri ini. Begitu pun di Indonesia. Kurangnya sumber daya berkualitas menjadikan daya saing Indonesia lemah dibandingkan negara-negara lainnya. Indonesia membutuhkan manusia-manusia berkualitas yang mampu membangun negerinya.

Inilah yang menjadi kegalauan dari seorang Ary Ginanjar Agustian hingga mendirikan sebuah lembaga training Pembentukan Karakter yang ia beri nama ESQ, kepanjangan dari Emotional Spiritual Quotient atau kecerdasan Spiritual dan Emosional.

Ary melihat bahwa pembangunan manusia hari ini lebih banyak difokuskan kepada membangun aspek fisik atau intelektual dan mengabaikan aspek emosi dan spiritual. Sehingga krisis multidimensi terjadi di negeri ini. Maka Ary menggagas sebuah training yang dikemas khusus untuk membangun karakter berdasarkan nilai-nilai Ihsan, 6 rukun Iman dan 5 rukun Islam atau disederhanakan dengan 165.

Training ESQ telah berjalan selama 17 tahun dan menyebarkan nilai-nilai 165 ke seluruh Nusantara termasuk ke negara tetangga, Malaysia, Singapura bahkan Amerika dan Eropa. Perjalanan membangun karakter bangsa ini tidak ditempuh dengan mudah. Banyak rintangan dan hambatan yang dihadapi oleh Ary. Salah satunya adalah serangan-serangan dimana ia dianggap sesat dan menyimpang di dalam training yang ia selenggarakan. Serangan-serangan ini pun ditindaklanjuti oleh Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia yang pada akhirnya mengeluarkan sertifikat lulus syariah.

Sebenarnya apa yang dilakukan Ary adalah menerjemahkan ayat-ayat di dalam Al Qur’an dan Hadist agar tidak menjadi ajaran yang dibaca di masjid saja, namun dibumikan ke dalam berbagai aktivitas dunia. Salah satunya adalah dengan menerjemahkan ilmu 5 jari yang Ary ambil dari 5 Rukun Islam. Dimana rukun yang pertama adalah syahadat artinya orang hidup harus punya visi, punya tujuan. Dan tujuan utama kita adalah Allah.

Sunday, December 10, 2017

Fokus Pada Kekuatan

Menangkap Hikmah - Otak kita ibarat hamparan tanah yang luas. Sebagiannya adalah tanah yang gersang, tanah seperti ini kurang subur untuk ditanam. Perlu usaha keras untuk membuat tanaman agar tumbuh baik di tanah seperti ini. 
.
Namun sebagian hamparan itu adalah tanah yang subur. Tanah seperti ini sangat baik untuk bercocok tanam. Buah-buahan dan sayur mayur akan tumbuh dengan subur di atas tanah ini.

Tanah yang subur itu bisa kita sebut dengan bakat dan itulah kekuatan kita. Sedangkan tanah yang kurang subur itu adalah kelemahan atau kekurangan kita.

Jika hamparan tanah yang luas itu adalah milik kita, sebagian ada yang subur dan sebagian ada yang gersang, maka apa yang kita lakukan dengan tanah tersebut ? Apakah kita menghabiskan waktu untuk bercocok tanam di atas tanah yang gersang dan berharap agar tanamannya tumbuh subur ?

Ataukah kita habiskan waktu untuk bercocok tanam di atas tanah subur yang diatasnya tumbuh dengan mudah berbagai tumbuhan ?

Jika kita seorang petani, maka kita akan fokuskan perhatian kita kepada tanah yang subur. Kita akan tanam buah-buahan dan sayur mayur yang akan tumbuh dengan subur dan kita bisa nikmati hasilnya dengan maksimal. Hasilnya bisa kita makan sendiri atau kita jual sehingga mendapatkan keuntungan yang banyak.

Allah telah memberikan kepada setiap diri kita tanah yang subur. Itulah bakat. Itulah kekuatan kita. Namun tidak banyak orang yang menyadari memiliki kekuatan. Banyak yang hanya terfokus pada kelemahan mereka dan dengan kelemahan itulah mereka hidup.

Ibarat orang yang menanam di tanah gersang, ia berusaha payah untuk menanam tetapi yang tumbuh tidak seperti diharapkan. Ia lupa, bahwa ia juga punya tanah yang subur dan di tanah itu ia lebih mudah bercocok tanam.
.
Setiap orang, pasti Allah berikan kekuatan dan kelemahan. Temukan kekuatan kita dan berfokuslah pada kekuatan tersebut, dan jangan fokus pada kelemahan.
.
Dengan fokus pada kekuatan, kita dapat mengenali bakat kita dan membangunnya menjadi sesuatu yang bernilai produktif dan bermanfaat. Sehingga kita bisa menikmati apa yang kita kerjakan, karena yang kita kerjakan adalah sesuatu yang “gue banget’.

Reinventing Your Self Again

Menangkap Hikmah - Masih ingat dengan Nokia? Gadget yang pernah dijuluki dengan HP sejuta umat ini.. Apakah kita pikir mereka sudah tamat ?
.
Coba pikirkan lagi..
.
Pada saat bisnis handphone mereka menurun drastis, mereka jual bisnis itu ke Microsoft, dan mereka fokus ke infrastruktur jaringan (BTS, Switching dsb).
.
Sekarang Nokia network infrastructure berjaya, menjadi one of the market leader, bahkan membeli Motorola, Siemens, Alcatel dan Lucent!
.
Mereka berhasil menemukan diri mereka, re-invent themselves!
.
Sebenarnya itu bukan pertama kalinya mereka melakukan itu. Nokia dulunya adalah perusahaan yang memproduksi kayu dan hasil hutan, karet, ban mobil, kemudian mereka reinvent dan memproduksi kertas, kemudian kabel, kemudian TV, handphone dan sekarang mereka berjaya dengan network infrastructure!
Bagaimana dengan kita ?
Apakah kita siap untuk reinvent diri kita ?
Saya punya teman yang berijazah S1 di bidang arsitektur. Ia mereinvent dirinya sendiri menjadi People Development Expert. Akhirnya sekarang ia dipercaya menjadi Vice President di perusahaan tempatnya berkarir.
.
Ada lagi teman yang lulus sarjana komputer. Ia mereinvent dirinya bukan di bidang komputer tapi di konveksi. Orderannya laris dari mana2..Ia berhasil mereinvent dirinya.
.
Itu adalah beberapa contoh orang yang berhasil reinvent dirinya sendiri dan reinvent kariernya.
.
Apapun yang anda kerjakan sekarang, perusahaan apapun di mana anda bekerja sekarang, industri di mana anda bekerja sekarang, tidak ada yang akan terhindar dari disruption yang akan mengganggu bisnis anda, dan kalau anda tidak bersiap2 karier atau usaha anda bisa seperti Kodak.
.
Namun kalau anda bersiap-siap dan ready to reinvent yourself, anda bisa menjadi Fuji atau Nokia yang terus menerus sukses.
.
Jadi, apa yang anda bisa lakukan untuk reinvent yourself?
.
Ikuti kelima langkah di bawah ini ...
1. Analisa apa saja yang menjadi Kekuatan2mu saat ini.
Analisa, kenali dan catat, sebenarnya kekuatanmu itu di bidang apa? Apakah yang anda mampu lakukan dan lebih jago daripada yang lain?
Apakah itu desain ? Ataukah menjual? Meyakinkan customer? Presentasi? Berkomunikasi? atau apa? Identifikasi 3 Kekuatanmu.
.
2. Tentukan "Bidang Baru" apa yang ingin kamu tekuni.
.
Cari bidang baru atau industri baru yang kamu akan tekuni. Keluarlah dari comfort zone (zona nyaman).
Ingat comfort dan progress tidak selalu bisa berjalan bersama. Kalau kita mau comfortable (nyaman), siap siap, kita tidak akan maju.
Kalau kita mau progress (maju), siap siap, perjalanan hidup kita tidak akan comfortable (nyaman).
3. Temukan Kekuatanmu yang bisa kamu gunakan di Bidang Barumu.
.
Mungkin selama ini kamu suka menjual apa saja dan mudah dibeli orang. Berarti kamu punya kekuatan sebagai influencer, atau orang yang memiliki kemampuan mempengaruhi orang.
.
Jika selama ini kemampuan sales kamu lakukan dgn cara tradisional, dari pintu ke pintu, kamu mungkin bisa mulai mempeluaskan wilayah salesmu dg menggunakan teknologi internet.
.
Dengan belajar hal yang baru dan bidang yang baru, maka kemampuan kamu akan bertambah dan bertambah juga penghasilan kamu.
4. Pelajari ilmu dan skill yang dibutuhkan di Bidang Barumu.
.
Ingatlah, kita telah berpindah dari era senioritas atau era umur ke era agility. Sekarang bukan lagi kompetensi tentang umur atau pengalaman anda.
Sekarang adalah tentang kompetisi di mana siapa yang lebih banyak belajar dan bekerja keras yang akan memenangkan kompetisi di masa depan.
5. TERUSLAH tekuni bidang barumu dan BERANILAH menghadapi rintangan.
.
Ok, sekarang kita sudah siap melangkah, aset kita sudah cukup. Ambil resiko, galilah peluang2 yang terkubur selama ini dan beranilah mencoba.
.
Hidup adalah tentang menangkap peluang dan mengelola resiko..Beranilah untuk mencoba hal2 baru dalam bidang baru..
.
Jadi untuk menemukan dirimu kembali, to reinvent yourself and your career, coba terapkan kelima langkah di bawah ini ...
.
1. Analisa apa saja Kekuatan2mu saat ini.
2. Tentukan "bidang baru" yang ingin kamu tekuni.
3. Temukan kekuatanmu yang dapat kamu gunakan di bidang barumu.
4. Pelajari ilmu dan skill apa yg dibutuhkan di bidang barumu itu.
5. TERUSLAH tekuni bidang barumu dan BERANILAH menghadapi rintangan.
.
Selamat menemukan dirimu yang baru..Have a nice reinventing your self..
.
Semoga Allah membimbing kita semua. Aamiin.

Reinventing Your Self, Menemukan Kembali Dirimu

Menangkap Hikmah - Ada pepatah mengatakan ,"Kita tak bisa mengendalikan badai yang akan menyerang kapal kita, tapi kita bisa menyesuaikan layar yang kita punya".
.
Pelan atau lambat, gangguan pasti akan datang. Bisnis anda akan terganggu, itu pasti, dan anda tidak bisa mencegah, mengontrol atau mengendalikan itu.
.
Gangguan itu dikenal dengan istilah populernya sebagai Disruption.
.
Dengan keadaan seperti ini, yang bisa kita kontrol adalah bagaimana kita menghadapi disruption tersebut.
.
Masih ingat produk foto dengan merek Kodak dan Fuji Film ?
.
Kodak, sebuah perusahaan yang gagal re-invent (menemukan) dirinya sendiri, dan nasib tragis dialami perusahaan besar tersebut.
.
Ternyata besarnya perusahaan, banyaknya uang yang dimiliki, dan kesuksesan masa lalu sebuah perusahaan sama sekali tidak menjamin kesuksesan dan keberlangsungan sebuah perusahaan di masa depan!
.
Bagaimana dengan Fuji Film ?
.
Bagi orang2 yang lahir di tahun 1970 dan 1980-an semua sih tahu bahwa dulu Fuji Film juga berjaya. Bahkan pada tahun 1980-an hampir di banyak sudut di kota2 selalu ada toko berwarna hijau bernama Fuji Image Plaza, tempat kita mencetak foto foto kita.
.
Kebayang gak, profit yang mereka hasilkan dari situ?
.
Cuma ternyata orang lama2 tidak mencetak lagi. Di Indonesia kita tidak lagi melihat banyak toko Fuji Image Plaza, pelan2 mulai tutup satu per satu.
.
Tetapi bagaimana dengan Fuji Film di Jepang? Apakah mereka bangkrut? Ternyata tidak! Profit mereka masih tinggi!
.
Bagaimana mereka bisa tetap untung ? Mereka melakuka "re-invent themselves", menemukan diri mereka sendiri.
.
Mereka tahu mereka punya produk andalan, tinta kimia untuk mencetak foto. Tetapi mereka juga melakukan penelitian yang terus menerus agar foto2 itu tahan lama.
.
Ada sebuah cairan kimia yang mampu mengawetkan foto2 itu. Dan ternyata dengan sedikit modifikasi, zat kimia itu bisa untuk mengawetkan kulit dan menjadi bahan untuk produk kosmetika.
.
Dan hebatnya sekarang profit Fuji berkembang terus karena mereka menjadi pemasok utama perusahaan-perusahaan kosmetik dunia.
.
Ini adalah sebuah contoh bagaimana sebuah perusahaan bisa "re-inventing itself". Dan sekarang mereka sukses dan berjaya.
.
Inilah bedanya antara perusahaan yang hebat dengan perusahaan lainnya. Mereka mampu menemukan dirinya sendiri, "Re-invent themselves".
.
Dalam contoh di atas, Fuji mampu re-invent themselves dan akhirnya mereka mampu survive dan sukses terus!
.
Ingatlah..gangguan di atas bukan hanya terjadi pada sebuah perusahaan. Bahkan gangguan itu bisa terjadi pada diri kita sendiri, pada usaha kita atau pada karir kita..
.
Bisa jadi produk kita sudah tak lagi sesuai dengan kebutuhan konsumen hari ini. Atau cara menjualnya yang sudah tidak relevan atau mungkin hal2 lainnya yang sudah ketinggalan zaman (jadul)..
.
Sehingga untuk memastikan keberhasilan bisnis atau karir kita di masa depan, salah satu caranya adalah dengan kita menemukan diri kita kembali..
.
Bagaimana caranya kita menemukan diri kita kembali ? InsyaAllah posting besok akan menjawabnya..
(Ide dan tulisan diatas diambil dari group WA yang beredar yg tidak disebutkan nama penulisnya. Telah saya edit dan sesuaikan konteks bahasanya agar bisa bermanfaat bagi banyak pembaca. Terima kasih.)

Thursday, October 12, 2017

Jangan Ikuti Langkahnya

Menangkap HikmahSudah kita sadari bahwa setan adalah musuh yang nyata bagi kita. 
Namun sayangnya, masih banyak diantara kita yang mengabaikan perilaku sehari-hari yang justru menunjukkan bahwa setan adalah teman kita.

Diantaranya kebiasaan makan dengan tangan kiri. Padahal Rasulullah sudah mengingatkan kebiasaan ini untuk dihindari dalam sebuah hadist :

Dari Ibnu 'Umar radhiyallahu Ta'ala 'anhuma bahwasanya Rasulullah shallallahu 'alayhi wa sallam bersabda :
"Jika salah seseorang dari kalian makan, maka makanlah dengan tangan kanannya dan jika minum maka minumlah dengan tangan kanannya. Sesungguhnya syaithan makan dengan tangan kirinya dan syaithan minum dengan tangan kirinya pula."  (HR Imam Muslim)

Salah satu sifat setan adalah makan dan minum dengan tangan kiri, maka kita diperintahkan untuk menyelisihi setan. Ini sebagai tanda bahwa kita menjadikan setan sebagai musuh kita.

Pernah juga Rasulullah shallallahu 'alayhi wa sallam mendoakan keburukan bagi orang yang makan dengan tangan kiri. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Salamah bin Al Akwa radhiyallahu ta'ala 'anhu, Rasulullah bersabda :
.
"Ada seorang yang makan di sisi Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam dengan tangan kiri, maka Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam mengatakan, "Makanlah dengan tangan kananmu." Kata orang tersebut: "Saya tidak bisa makan dengan tangan kanan."
Maka Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam mendoakan keburukan bagi orang ini, Beliau mengatakan: "Engkau tidak akan mampu, sesungguhnya tidak menghalanginya kecuali karena kesombongan."


Maka orang ini pun tidak mampu mengangkat tangan kanannya untuk makan setelah itu, dia selalu menggunakan tangan kirinya."
(HR Muslim no. 2021)

Marilah kita mulai memperhatikan kebiasaan-kebiasaan kecil yang selama ini kita abaikan. Meskipun dalam pandangan manusia ini masalah kecil, tapi pengabaian ini bisa menjauhkan kita dari rahmat Allah.

Kalau kita mengaku hamba Allah dan ummat Rasulullah, kerjakan perintah-Nya walau sekecil apapun, semoga  rahmat Allah selalu dicurahkan kepada orang-orang yang mengikuti petunjuk-Nya. Selamat makan dan minum dengan tangan kanan ya..

Monday, October 09, 2017

Musuh yang Nyata

Menangkap HikmahSetiap orang yang mengaku muslim maka hendaklah ia jangan menjadi muslim yang setengah-setengah. Seorang muslim adalah orang yang sudah menyerahkan hidupnya untuk menjadi hamba Allah dan umat Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam.

Bersamaan dengan itu, ketika seorang mengikrarkan Tuhannya adalah Allah, maka ia juga mengikrarkan bahwa musuhnya adalah setan La'natullah 'alaihi. Karena Allah sendiri yang menjelaskan bahwa setan itu musuh yang nyata bagi seorang muslim.



Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman :
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا ادْخُلُوا فِي السِّلْمِ كَافَّةً وَلَا تَتَّبِعُوا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ ۚ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُبِينٌ

Wahai orang-orang yang beriman, masuklah ke dalam Islam secara keseluruhan, dan janganlah kamu ikuti langkah-langkah setan. Sungguhsetan itu musuh yang nyata bagimu. (QS. Al Baqarah : 208)

Sungguh 
setan sudah menyiapkan langkah-demi langkah untuk menarik kita menjadi teman-temannya di neraka. Dan orang yang setengah-setengah keimanannya, menjadi sasaran empuk setan untuk menjadi teman mereka.
.
Maka solusi agar kita tidak menjadi teman-teman setan adalah jangan sekali-kali kita mengikuti langkah-langkah setan. Selalu deklarasikanlah dalam hidup kita bahwa : " Setan itu adalah musuh yang nyata bagiku !".
.
Dengan kita menyadari "Setan adalah Musuh" maka kita akan menghindari segala jalan-jalan dan sarana yang mendekatkan kita kepada setan. Dan pada saat yang sama tanpa kita sadari, kita akan semakin dekat kepada Allah subhanahu wata'ala.

Wednesday, May 18, 2016

Kemana Para Orang Tua Hari ini ?

Menangkap Hikmah - Miris rasanya membaca berita-berita mengerikan hari ini. Kriminalitas bukan lagi dilakukan oleh orang-orang dewasa. Sekarang anak-anak usia tanggung pun sudah berani melakukan tindakan kriminal diluar batas kemanusiaan. Bahkan binatang pun tidak melakukan hal itu kepada binatang sejenisnya.
.
Banyak hujatan diarahkan kepada anak-anak yang melakukan tindak kekerasan tersebut. Makian, cacian, umpatan sahut menyahut di berbagai sosial media melaknat perbuatan mereka.
.
Tentu bukan salah yang mengumpat juga..karena kelakuan mereka memang sudah di luar batas perikemanusiaan. Tapi pernahkah kita bertanya..bahwa sesungguhnya mereka, para pelaku yang usianya masih belia itu juga korban..ya mereka juga korban..
.
Korban orang tua mereka yang tidak mendidik mereka semestinya. Korban lingkungan yang membentuk tabiat mereka. Korban kemajuan teknologi, gadget, youtube, tayangan televisi, content-content porno media cetak dan elektronik yang mengumbar nafsu..
.
Mereka juga adalah korban...
Wahai para orang tua..Kemana kalian hari ini ? Tegakah kalian melihat anak-anak kalian yang masih berumur 13 tahun, 14 tahun menjadi pemerkosa, pembunuh ?
.
Mereka mestinya masih belajar matematika, fisika, kimia dan pelajaran lainnya. Mereka mestinya masih menyusun langkah demi langkah untuk meraih masa depan mereka.
.
Tapi kini masa depan mereka hancur berantakan karena kelakuanmu wahai para orang tua. Kau tak sadar hancurkan masa depan anakmu dengan membiarkan mereka melakukan apa saja..
.
Wahai para orang tua...kau biarkan anak-anakmu menonton tayangan televisi yang belum waktunya, content pornografi di internet, dan kau biarkan anak-anakmu bermain game pembunuh, game pencuri mobil dan game-game kekerasan lainnya.
.
Kini...apa yang kau tanam, kau tuai hasilnya...Wahai para orang tua..kemanakah kalian hari ini ?
.
Kalian tak rela uang kalian yang jumlahnya tak seberapa, anggaplah 10 juta atau 15 juta kalian titipkan ke orang lain. Tapi kalian tega menitipkan anak kalian yang tak ternilai harganya kepada orang lain yang tidak kalian kenal baik di rumah.
.
Wahai para orang tua...anak-anak yang Allah berikan kepada kita adalah amanah. Mengapa mereka kini kau sia-siakan ?
.
Mungkin hari ini bukan anak-anak kalian yang melakukan kekerasan. Tapi kalau kalian tidak mengambil pelajaran mulai hari ini, bisa jadi pelaku kekerasan itu adalah anak-anakmu sendiri.
.
Wahai para orang tua...ada dimana kalian hari ini ?

Friday, September 19, 2014

Mau Anak Kita Sukses..Mulailah dari Kebiasaan Bangun Pagi

Mendambakan anak-anak yang rajin dan sukses adalah harapan dari semua orang tua. Namun di zaman yang serba bersentuhan dengan internet dan gadget saat ini, bukan urusan mudah untuk membentuk kebiasaan sukses untuk anak-anak kita.

Tapi itu bukan alasan kita sebagai orang tua untuk menyerah. Setiap orang tua, hendaklah memulai membangun sejak dini kebiasaan-kebiasaan yang dapat membentuk anak-anak menjadi pribadi yang rajin.

Berikut ini beberapa tips yang bisa kita lakukan untuk membentuk anak-anak kita menjadi generasi yang rajin..

1| Perbaikan kualitas generasi selayaknya dimulai dgn kebiasaan bangun di pagi hari. Sebab generasi unggul bermula dari pagi yg masygul (sibuk)
2| Kebiasaan bangun pagi hendaklah dimulai dari usia dini. Peran Ayah amat dinanti. Ayah yg peduli tak abai dalam urusan bangun pagi buah hati
3| Jika anak terbiasa bangun siang. Maka keberkahan hidup melayang. Aktivitas ruhani menjadi jarang. Perilaku menjadi jalang
4| Mulailah dengan malam yang berkualitas. Anak tidak terjaga di ambang batas. Harus buat peraturan tegas. Kapan terjaga dan kapan pulas
5| Sehabis isya jangan ada aktivitas fisik berlebihan. Upayakan aktivitas yang menenangkan. Membaca atau bercerita yg berkesan
6| Biasakan berbagi perasaan. Mulai dengan cerita aktivitas harian. Evaluasi jika ada yang tidak berkenan. Sekaligus sarana pengajaran
7| Buat kesepakatan bangun jam berapa. Lantas anak mau dibangunkan bagaimana. Jadikan ini sebagai modal membangunkan di pagi harinya
 Tutuplah aktivitas malam dengan dengarkan tilawah. Agar anak tidur membawa kalimat Allah Pemberi Rahmah. Terekam dalam memorinya sepanjang hayah
9| Pagi pun datang. Jalankan kesepakatan yang dibuat sebelum tidur menjelang. Bangunkan anak penuh kasih sayang. Bangunkan dengan cara yg ia bilang
10| Jika anak menolak tuk beranjak, ingatkan akan kesepakatan semalam. Anak siap terima konsekuensi tanpa diancam. Batasi kesenangan yg ia idam
11| Bangunkan anak dengan kalimat Ilahi. Agar paginya diberkahi. Jika perlu adzan di telinga kanan dan kiri. Bisikan dengan lembut tembus ke hati
12| Jika ia segera bangun, jangan lupa apresiasi. Hadiahi dengan doa dan kecupan di pipi. Tak lupa bertanya tentang mimpi. Anak butuh transisi
13| Jika anak telah terjaga, siapkan aktivitas olah jiwa dan raga. Agar fisik anak bergerak tak kembali ke kasur yg menggoda. Mudah-mudahan jadi pola
14| Jalankan pola ini minimal 2 pekan. Agar lama-lama jadi kebiasaan. InsyaAllah anak bangun pagi dengan kesadaran. Sebab tubuhnya telah menyesuaikan
15| Jika ayah tak sempat membangunkan, karena harus segera ke kantor kejar setoran, mintalah ibu berganti peran. Agar anak tak merasa diabaikan
16| Jangan sampai anak tumbuh remaja, punya kebiasaan yg tidak mulia. Bangun pagi selalu tertunda. Sholat shubuh di waktu dhuha. Banyak melamun tak ada guna
17| Jika terlanjur anak bangun kesiangan. Buatlah rencana bersama pasangan. Konsisten dan tidak saling menyalahkan. Fokus kepada upaya perbaikan
18| Sebelum terlambat, segera bertindak cepat. Agar masa depan anak selamat. Fokuslah kepada perbaikan pola tidur yg sehat
19| Jika anak terbiasa bangun pagi sedari dini, itu ciri anak berprestasi. Tak mudah dipengaruhi berbagai pergaulan yg tidak islami
20| So, tunggu apalagi. Jangan cuma bisa marah dan mencaci. Segera bertindak untuk buah hati. Fokuslah kepada bangun pagi. Selamat beraksi.

Oleh :
Bendri Jaisyurrahman

Saturday, April 19, 2014

Semua Bagian dari Kehidupan ini adalah Kesempatan, Bukan Masalah.

Opportunity Series, April 2014, Muhammad Nussyirwan


Buat sebagian orang tidak mudah menghadapi kehidupan. Begitu banyak masalah dalam hidup yang datang silih berganti. Buat sebagian orang lagi, kehidupan begitu menyenangkan. Sesuatu yang dianggap banyak orang masalah, bagi ia justru dianggap kesempatan. Kejadiannya sama, tapi responnya berbeda. Yang satu menganggap masalah, yang lain menganggap kesempatan. Mengapa kejadian yang sama direspon berbeda ?

Perbedaan ini sedikit banyak dipengaruhi oleh beragam faktor seperti latar belakang pendidikan, pengalaman hidup, pekerjaan, pergaulan dan faktor-faktor lainnya.

Perbedaan ini sekaligus menunjukkan kelompok orang-orang yang berfikir positif dan negatif. Bukan jaminan orang yang pendidikannya tinggi berpikir positif. Tidak jaminan juga orang yang pendidikannya lebih rendah berpikir negatif. Memang idealnya, orang yang punya pendidikan lebih tinggi akan berpikir lebih luas, mereka yang punya track record kerja panjang punya banyak pengalaman, yang pergaulannya luas lebih bisa membangun jaringan dan semua itu akan membentuk pola pikir kesempatan bukan masalah.

Dikisahkan dua orang sales yang ditugaskan untuk menjual sepatu di sebuah daerah pedalaman. Sales pertama ditugaskan lebih dulu. Ketika ia sampai di daerah tersebut, ia melihat tidak ada orang yang pakai alas kaki. Kemudian ia mengeluh “ Bagaimana bisa laku produk ini disini, tidak ada yang pakai sepatu”.

Kemudian ia melaporkan keadaan tersebut kepada kantor pusat dan minta dikembalikan ke tempat ia sebelumnya bertugas.

Setelah itu, sales kedua ditugaskan ke daerah tersebut dengan harapan ada informasi lain yang bisa didapatkan oleh perusahaan tersebut untuk memasarkan produk mereka. Ketika sales kedua sampai di daerah yang dituju, ia berseru “Wow...it’s great ! Tidak ada orang yang pakai alas kaki disini. Berarti produk kita akan laku karena ini barang baru disini dan lebih hebatnya lagi kita tidak memiliki pesaing disini !
Tentu saja kedua sales itu bisa berdebat untuk menentukan apakah keadaan itu adalah masalah atau kesempatan. Terlepas dari pendapat mana  yang benar, yang menarik adalah cara melihat keadaan yang sangat berbeda diantara keduanya. Itulah yang sering kita temukan di dunia nyata kita.

Kadang kita melihat ada seorang karyawan yang mengeluh kita diberi tugas oleh atasannya. Padahal sebenarnya dengan tugas itu ia punya kesempatan untuk dipromosikan di tempat yang lebih tinggi. Ada juga karyawan yang bersemangat ketika diberikan  tugas oleh atasannya, karena ia tahu ia sedang diberikan kesempatan untuk meningkatkan kemampuan dirinya. Ia sadar, ketika ia diberikan jabatan yang lebih tinggi, artinya ia akan punya tanggungjawab lebih besar. Dan tanggungjawab yang besar itu tidak akan bisa ia selesaikan tanpa kemampuan yang besar juga. Tapi jangan khawatir..ia sejalan dengan itu, ia akan mendapatkan apresiasi yang besar juga..

“Aciiiim...!!!”, saat saya sedang menulis artikel ini, saya bersin. Ketika saya bersin dan mengucapkan Alhamdulillah..saya bersyukur bahwa ini adalah kesempatan untuk mendapatkan doa dari istri saya yang mendengar bersin saya kemudian mengucap “Yarhamukallah..semoga Allah merahmatimu..”. Ketika itu juga saya kembali bersyukur bahwa ini adalah kesempatan bagi saya untuk mendoakan kembali istri saya dengan mengucapkan “ Yahdikumullah wa yushlihu baalakum..semoga Allah memberikanmu petunjuk dan memperbaiki keadaanmu”.

Bagaimana ? Indah bukan jika segala yang lewat dalam hidup kita ini kita lihat sebagai kesempatan dan bukan masalah..Semoga Allah membimbing kita untuk selalu menyadari betapa berartinya setiap kesempatan yang kita lalui dalam hidup ini. (13/4/14)

Sunday, February 10, 2013

Rokok, Dicintai sekaligus dibenci..

Dalam banyak hal, manusia cenderung mengerjakan sesuatu yang menurutnya logis, masuk akal. Tapi tanpa kita sadari, ternyata sering juga manusia melakukan hal yang tidak logis.

Pernah lihat orang merokok ? Sering kali..bukan pernah lagi ya..
Ya, merokok bagi saya adalah sebuah perbuatan yang tidak logis. Bayangkan, mau-maunya orang menghisap sesuatu yang mengandung racun yang mematikan dan bukannya dibayar, malah mereka rela membayar untuk racun yang mereka hisap.

Logis ga ya ? Tapi itu yang terjadi!!
mulai dari anak selepas balita sampai orang manula merokok,
mulai dari yang tidak terpelajar sampai yang sangat terpelajar merokok,
mulai dari yang sangat miskin sampai yang sangat kaya merokok,
mulai dari orang yang tak tahu bahaya rokok sampai orang yang tahu bahayanya merokok,dan mulai dari orang yang tidak beragama sampai yang ngerti agama merokok..

Memang, rokok membuat orang jadi tidak logis..

Sajak dari Bapak Taufik Ismail ini semoga menggugah kita untuk merenungkan kembali perbuatan kita yang tidak logis ini..


Tuhan 9 cm oleh Taufik Ismail

Indonesia adalah sorga luar biasa ramah bagi perokok,
Indonesia adalah semacam firdaus-jannatu-na’im
tapi tempat siksa tak tertahankan bagi orang yang tak merokok,

Di sawah petani merokok,
di pabrik pekerja merokok,
di kantor pegawai merokok,
di kabinet menteri merokok,
di reses parlemen anggota DPR merokok,
di Mahkamah Agung yang bergaun toga merokok,
hansip-bintara-perwira nongkrong merokok,
di perkebunan pemetik buah kopi merokok,
di perahu nelayan penjaring ikan merokok,
di pabrik petasan pemilik modalnya merokok,
di pekuburan sebelum masuk kubur orang merokok,

sangat ramah bagi perokok,
tapi tempat siksa kubur hidup-hidup bagi orang yang tak merokok,
Di balik pagar SMU murid-murid mencuri-curi merokok,
di ruang kepala sekolah ada guru merokok,
di kampus mahasiswa merokok,
di ruang kuliah dosen merokok,
di rapat POMG orang tua murid merokok,
di perpustakaan kecamatan ada siswa bertanya
apakah ada buku tuntunan cara merokok,

Di angkot Kijang penumpang merokok,
di bis kota sumpek yang berdiri yang duduk
orang bertanding merokok,
di loket penjualan karcis orang merokok,
di kereta api penuh sesak orang festival merokok,
di kapal penyeberangan antar pulau penumpang merokok,
di andong Yogya kusirnya merokok,
sampai kabarnya kuda andong minta diajari pula merokok,

Negeri kita ini sungguh nirwana
kayangan para dewa-dewa bagi perokok,
tapi tempat cobaan sangat berat
bagi orang yang tak merokok,

Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru,
diam-diam menguasai kita,

Di pasar orang merokok,
di warung Tegal pengunjung merokok,
di restoran di toko buku orang merokok,
di kafe di diskotik para pengunjung merokok,

Bercakap-cakap kita jarak setengah meter
tak tertahankan asap rokok,
bayangkan isteri-isteri yang bertahun-tahun
menderita di kamar tidur
ketika melayani para suami yang bau mulut
dan hidungnya mirip asbak rokok,

Duduk kita di tepi tempat tidur ketika dua orang bergumul
saling menularkan HIV-AIDS sesamanya,
tapi kita tidak ketularan penyakitnya.
Duduk kita disebelah orang yang dengan cueknya
mengepulkan asap rokok di kantor atau di stopan bus,
kita ketularan penyakitnya.
Nikotin lebih jahat penularannya
ketimbang HIV-AIDS,

Indonesia adalah sorga kultur pengembangbiakan nikotin paling subur di dunia,
dan kita yang tak langsung menghirup sekali pun asap tembakau itu,
Bisa ketularan kena,

Di puskesmas pedesaan orang kampung merokok,
di apotik yang antri obat merokok,
di panti pijat tamu-tamu disilahkan merokok,
di ruang tunggu dokter pasien merokok,
dan ada juga dokter-dokter merokok,

Istirahat main tenis orang merokok,
di pinggir lapangan voli orang merokok,
menyandang raket badminton orang merokok,
pemain bola PSSI sembunyi-sembunyi merokok,
panitia pertandingan balap mobil,
pertandingan bulutangkis,turnamen sepakbola
mengemis-ngemis mencium kaki sponsor perusahaan rokok,

Di kamar kecil 12 meter kubik,
sambil ‘ek-’ek orang goblok merokok,
di dalam lift gedung 15 tingkat
dengan tak acuh orang goblok merokok,
di ruang sidang ber-AC penuh,
dengan cueknya,
pakai dasi,
orang-orang goblok merokok,

Indonesia adalah semacam firdaus-jannatu-na’im
sangat ramah bagi orang perokok,
tapi tempat siksa kubur hidup-hidup
bagi orang yang tak merokok,

Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru,
diam-diam menguasai kita,

Di sebuah ruang sidang ber-AC penuh,
duduk sejumlah ulama terhormat merujuk
kitab kuning dan mempersiapkan sejumlah fatwa.
Mereka ulama ahli hisap.
Haasaba, yuhaasibu, hisaaban.
Bukan ahli hisab ilmu falak,
tapi ahli hisap rokok.
Di antara jari telunjuk dan jari tengah mereka
terselip berhala-berhala kecil,
sembilan senti panjangnya,
putih warnanya,
ke mana-mana dibawa dengan setia,
satu kantong dengan kalung tasbih 99 butirnya,

Mengintip kita dari balik jendela ruang sidang,
tampak kebanyakan mereka
memegang rokok dengan tangan kanan,
cuma sedikit yang memegang dengan tangan kiri.
Inikah gerangan pertanda
yang terbanyak kelompok ashabul yamiin
dan yang sedikit golongan ashabus syimaal?

Asap rokok mereka mengepul-ngepul di ruangan AC penuh itu.
Mamnu’ut tadkhiin, ya ustadz.
Laa tasyrabud dukhaan, ya ustadz.
Kyai, ini ruangan ber-AC penuh.
Haadzihi al ghurfati malii’atun bi mukayyafi al hawwa’i.
Kalau tak tahan,
Di luar itu sajalah merokok.
Laa taqtuluu anfusakum.

Min fadhlik, ya ustadz.
25 penyakit ada dalam khamr.
Khamr diharamkan.
15 penyakit ada dalam daging khinzir (babi).
Daging khinzir diharamkan.
4000 zat kimia beracun ada pada sebatang rokok.
Patutnya rokok diapakan?

Tak perlu dijawab sekarang, ya ustadz.
Wa yuharrimu ‘alayhimul khabaaith.
Mohon ini direnungkan tenang-tenang,
karena pada zaman Rasulullah dahulu,
sudah ada alkohol,
sudah ada babi,
tapi belum ada rokok.

Jadi ini PR untuk para ulama.
Tapi jangan karena ustadz ketagihan rokok,
Lantas hukumnya jadi dimakruh-makruhkan,
jangan,

Para ulama ahli hisap itu terkejut mendengar perbandingan ini.
Banyak yang diam-diam membunuh tuhan-tuhan kecil yang kepalanya berapi itu,
yaitu ujung rokok mereka.
Kini mereka berfikir.
Biarkan mereka berfikir.
Asap rokok di ruangan ber-AC itu makin pengap,
dan ada yang mulai terbatuk-batuk,

Pada saat sajak ini dibacakan malam hari ini,
sejak tadi pagi sudah 120 orang di Indonesia mati karena penyakit rokok.
Korban penyakit rokok
lebih dahsyat ketimbang korban kecelakaan lalu lintas,
lebih gawat ketimbang bencana banjir,
gempa bumi dan longsor,
cuma setingkat di bawah korban narkoba,

Pada saat sajak ini dibacakan,
berhala-berhala kecil itu sangat berkuasa di negara kita,
jutaan jumlahnya,
bersembunyi di dalam kantong baju dan celana,
dibungkus dalam kertas berwarni dan berwarna,
diiklankan dengan indah dan cerdasnya,

Tidak perlu wudhu atau tayammum menyucikan diri,
tidak perlu ruku’ dan sujud untuk taqarrub pada tuhan-tuhan ini,
karena orang akan khusyuk dan fana
dalam nikmat lewat upacara menyalakan api
dan sesajen asap tuhan-tuhan ini,

Rabbana,
beri kami kekuatan menghadapi berhala-berhala ini






                                                                  

Rezeki tak sebatas hanya berbentuk uang, uang dan uang !


Siapa bilang rezeki itu hanya berbentuk uang ?
Setiap hembusan nafas yang kita hirup ini adalah rezeki juga.

Mari kita renungkan betapa sayangnya Allah dengan kita..

Berapa harga Oksigen di RS ? anggap saja sekitar Rp 25rb/­liter.
Berapa harga Nitrogen di RS ? anggap saja Rp 10rb/­liter.

Sadarakah kita bahwa dalam sehari kita menghirup
2880 liter Oksigen dan 11.376 liter Nitrogen ?

Jika harus dihargai dengan rupiah, Oksigen & Nitrogen yg kita hirup akan mencapai Rp.185jt/hari .

Kalo dikalikan sebulan Rp. 185jt x 30hr = Rp. 5,5 Milyar

Apabila Tuhan mau hitung-hitungan dengan rumus dagang seperti itu, siapa orang yang bisa membayarnya ? Bahkan orang terkaya sekalipun tak sanggup membayar.

Masihkah kita katakan rezeki itu hanya berbentuk uang ?



Sumber ilustrasi gambar : paguyubansiluman.wordpress.com

Wednesday, February 06, 2013

Tak Usah Semuanya, Satu Saja Cukup


Dulu saya pernah aktif di berbagai MLM. Meskipun tak satu pun dari MLM itu memberikan hasil secara materi yang memuaskan, namun saya bisa mendapat banyak pelajaran. Terutama pelajaran bagaimana berkomunikasi dengan orang dan fokus pada tujuan.

Nah, suatu hari upline saya mengirimkan kepada saya sebuah posting entah dari mana asalnya..Isinya tentang keberhasilan itu akan mudah kita dapatkan jika kita fokus pada suatu hal, bukan semua hal. Posting itu sudah saya terima sejak 7 tahun-an yang lalu. Baru belakangan ini setelah rapi-rapi dokumen, saya kembali menemukan posting tersebut. Karena saya khawatir posting dalam bentuk print out kertas tersebut dimakan rayap atau hilang, maka saya niatkan untuk menuliskan kembali posting tersebut dalam terjemahan bahasa Indonesia versi saya :-).

Untuk mendapatkan keberhasilan dengan singkat (maksudnya dapat uang dengan cepat) Wes Blaylock (c2001) mengatakan dengan singkat : "Find it ! Master It ! Duplicate It!"


Temukan, Kuasai dan Duplikasi.

Cara tercepat untuk beralih dari orang yang tidak punya apa-apa menjadi orang yang punya banyak uang adalah dengan tetap fokus. Apa yang saya maksudkan adalah sesuatu yang sederhana. Banyak pendatang baru di internet mencoba untuk mempelajari segalanya dengan semua cara untuk mendapatkan uang.

Mereka membaca semua pelajaran dan newsletter yang bisa mereka dapatkan, mencoba untuk menguasai semuanya. Ini hanya buang-buang waktu kamu saja. Saya pernah mendapatkan sebuah sistem sederhana yang saya gunakan untuk mengajarkan orang-orang dengan cara yang lebih cepat dan lebih efektif. Kamu bisa lihat, kamu tidak harus mengetahui SEGALANYA untuk tahu tentang marketing dan mendapatkan uang secara online.

Yang sejujurnya adalah, ada terlalu banyak informasi di luar sana dan kamu menjadi pusing dengan informasi yang terlalu banyak (overload) yang pada akhirnya kamu tidak kemana-mana. Ini sudah lazim terjadi.

Saya menerima ribuan email dari newbie dan pemula yang tidak tahu harus mulai dari mana. Terlalu banyak cara, apakah aku harus melakukan cara ini atau melakukan cara itu ? Apa cara terbaik yang mesti aku lakukan ? Baiklah, ini adalah proses sederhana yang bisa dilakukan setiap orang agar keluar dari overload itu.

Satu hal yang dapat kamu lakukan hari ini adalah Temukan (bidang yang kamu ingin geluti) ! Kuasai ! dan Duplikasikan ! Itu saja! Yang saya maksudkan disini adalah :

- Temukan media advertising yang menurut kamu bisa kamu nikmati, atau yang bisa kamu gunakan
- Kuasai iklan dengan gaya tersebut sampai benar-benar menguntungkan kamu
- Duplikasikan ke situs atau produk lain untuk seterusnya pemasukan kamu semakin berkembang

Itu yang perlu kamu lakukan!
Terbukti, Sebuah sistem mudah yang dapat diikuti oleh semua orang untuk menghasilkan berton-ton dana cair.

Baiklah..ayo kita lebih dalam lagi !
Saya tidak tahu seseorang yang luar biasa diluar sana yang secara efektif  dapat menggunakan semua teknik marketing.

Saya tahu banyak orang yang mencoba melakukannya, tetapi mereka berhenti menggunakan banyak waktu mereka untuk belajar, dan tidak cukup untuk melakukannya. Mereka akhirnya berhenti dengan sedikit keuntungan bersih yang diperoleh, dan yang pasti waktu mereka habis. Siapa yang menginginkan hal tersebut ? Dan kemudian, saya tahu orang-orang yang hanya melakukan satu teknik, dan mereka sangat mengetahui teknik tersebut dengan baik! Sangat baik!

Mereka menggunakan keterampilan mereka denmgan hanya satu taktik marketing dan mereka membuat keberuntungan! Saya tahu seseorang yang hanya melakukan "search-engine positioning". Ia selalu bisa secara virtual menempatkan situs apa saja di posisi paling atas search engine.

Tetapi, dia tidak bisa menulis email ads (iklan dalam bentuk email), atau membuat (banner ads) iklan banner dan lain sebagainya. Dia hanya bisa bagaimana meletakkan posisi di bagian atas search engine. Itu saja !

Tapii..dia bisa mendapatkan sekitar $20 ribu perminggu. Saya tahu seseorang  yang bisa melakukan opt~in email marketing. Dia tidak melakukan yang lain. Dia juga tidak bisa meletakkan situs di bagian paling atas search engine. Tapi dia bisa mendapatkan lebih dari $100 ribu dalam satu bulan dengan strategi email marketing. Sebagai contoh lainnya, saya kenal dengan seseorang  yang bisa menjual produk senilai $ 1 juta dengan menggunakan banner advertising.

Sekali lagi, ini adalah soal specialty atau keahlian khusus dan inilah yang mereka fokuskan. Ketiga orang tersebut hanya menguasai satu teknik. Mereka tidak mencoba untuk menjadi segalanya untuk semua orang, atau mencoba menjadi guru yang paling hebat yang mengerti segalanya tentang online marketing.

Mereka hanya menemukan satu teknik yang mereka suka, mereka pelajari, dan tidak ada lagi yang mereka lakukan. Dan sekarang ketika mereka membutuhkan lebih banyak uang, mereka tinggal menduplikasi saja. Mereka melakukan duplikasi dengan menggunakan banner ads mereka, atau opt~in email mereka, atau keterampilan search engine mereka untuk mempromosikan produk lainnya.

Mereka hanya mengambil satu program afiliasi yang mereka suka, dan melakukannya. Sekali saja kita menemukan sistem advertising yang teruji, kita dapat melakukannya juga untuk produk baru dan secara instan ia akan menghasilkan uang lebih banyak.

Ada begitu banyak taktik marketing yang bisa kamu dapatkan untuk dikuasai. Ambil satu saja yang kamu suka.

Ada opt~in email campaigns atau ezine advertising, banner ad, pay-per-click ad, search-engine-placement, etc.

Atau jika kamu ingin sedikit memperluas sebuah bidang, kamu dapat mengkhususkan dalam membangun beberapa hal. Menjadi seorang yang ahli dalam membangun kelompok afiliasi yang besar dan bekerja keras, atau membangun daftar opt~in email yang merespon dalam jumlah besar, dan seterusnya.

Jadi ambil satu saja, hanya satu hal dan kamu akan mendapatkan uang, letakkan semua usaha kamu ke dalamnya dan kuasai, selanjutnya duplikasi (istilah kita copy paste) pada produk-produk yang berbeda lainnya. Itulah semua hal yang perlu kamu lakukan.

Sebagai penutup, jika kamu mencoba menguasai segala hal, maka tidak ada yang menghasilkan secara maksimal kepada kamu. Sekali saja kamu betul menguasai satu cara yang kamu terapkan pada produk kamu, dan cara itu menghasilkan uang, MAKA kamu tinggal berpikir untuk menguasai yang lainnya. Tetapi untuk memulai menghasilkan uang dengan cepat, ambil satu saja dan berlarilah bersamanya !

Sampat bertemu di Bank...hehehe :-). Bisa aja nih si Wes Blaylock.

Sepertinya itu berlaku secara universal untuk hal lainnya ya..Kebanyakan kita ingin mempelajari banyak hal, tapi akhirnya tidak ada yang dikuasai sungguh-sungguh. Lebih baik fokus ke satu hal, kuasai dan terapkan di bidang lainnya.

Terim kasih Wes untuk nasehatnya !

Rahasia Sukses TDW

Apa rahasia suksesnya? Salah satunya, kata Tung, menunda kesenangan. "Mental orang miskin itu ingin senang di depan. Belum apa-apa sudah kredit rumah, kredit mobil, mencicil ini, mencicil itu. Akhirnya hidupnya mencicil terus," ujarnya dengan ekspresi membelalakkan mata.

Menurut sahabat penulis buku pengembangan diri Robert T. Kiyosaki ini, orang-orang kaya bersedia prihatin sampai benar-benar bebas secara finansial. "Saya membeli semuanya hanya dari bagi hasil keuntungan berinvestasi," ujarnya. Selain menjadi pembicara, Tung memang pebisnis ulung.

Dalam sebulan terakhir, dia baru saja membuka tiga perusahaan baru. "Satu bikin tabung gas, yang kedua di bidang trading batik tulis dengan teknologi tiga menit jadi. Selain itu, perusahaan software Innertalk," katanya.Tung saat ini juga menginvestasikan kekayaannya di luar negeri. Salah satunya membuka resor baru di La Paz, sebuah kota di Meksiko yang dekat dengan Negara Bagian California, Amerika Serikat. "Luasnya 500 hektare. Saya berbagi saham dengan Michael Hammer, sutradara film Shakespeare in Love," katanya.Tung juga punya pabrik motor Torindo, pengembang 1.000 rumah TNI Angkatan Udara di Mekarsari, Bogor, dan mendirikan BPR di Tangerang.

Selain menunda kesenangan, kata Tung, orang kaya selalu berpikir positif. "Beda dengan orang miskin yang di otak selalu negatif. Lihat orang pindah rumah baru, bilang pasti hasil korupsi, beli mobil bagus, bilang pasti hasil berjudi. Selamanya orang seperti itu tak bakal sukses," katanya. Sikap mental itu bisa dibiasakan dengan menggunakan kata-kata bermakna baik dalam setiap pembicaraan dengan orang lain. "Setiap bangun tidur, keluarga saya membiasakan langsung tersenyum lebar sambil bilang terima kasih Tuhan," ujarnya.Tung yang baru saja dinobatkan menjadi pembicara favorit dalam seminar The World Greatest Guru di Malaysia dan Singapura 21-25 Mei lalu itu optimistis setiap orang Indonesia bisa kaya dan bahagia. "Saya menargetkan tahun depan sudah dua juta orang yang berubah hidupnya dari seminar saya, siaran radio saya, atau buku saya," katanya. Buku Financial Revolution karya Tung sudah cetak ulang lima kali.

Pada hari pertama penjualan buku itu terjual 10.517 secara eceran. "Itu masuk rekor Muri," ujarnya.Saat Jawa Pos pamit pulang, Tung mengantarnya menuju shelter bus eksekutif jurusan Lippo Karawaci-Jakarta. Dia menyopiri sendiri mobil Alphard yang dilengkapi dengan GPS (geo positioning system) itu. "Kalau Anda ingin lebih kaya, tak perlu keluar dari profesi sekarang. Kuncinya miliki nilai tambah," ujarnya sambil terus menyetir.

Sumber : http://www.jawapos.co.id/index.php?act=detail&id=8923
Keterangan gambar : Tung Desem Waringin menyebarkan uang sebesar Rp. 100 juta, gambar diambil dari 
http://www.telegraph.co.uk

Sunday, February 03, 2013

Alangkah beruntungnya orang yang tahu “Peta Jalan Hidupnya”


Seorang mantan staf  mengundangku untuk menghadiri pernikahannya. Undangan pernikahan itu sebenarnya sudah dikirim sejak seminggu yang lalu. Namun karena tidak ku simpan di laci, undangan tersebut tidak kutemukan lg di tempat terakhir aku melihatnya. Terus terang aku belum lihat dimana lokasi pernikahan tersebut !

Akhirnya datang juga hari pernikahan stafku tersebut. Aku masih blm tahu dimana dan kemana aku akan pergi nanti. Ku hubungi teman-teman yg aku kira tahu lokasinya. Syukurlah, akhirnya aku dapatkan juga alamatnya.

Singkat cerita, sepanjang perjalanan aku selalu bertanya tentang alamat tsb kepada banyak org di tepi jalan. Waktuku tak banyak, hanya beberapa saat lg pesta resepsi itu akan berakhir. Akhirnya aku sampai juga ke lokasi tersebut.

Tak lama aku disana, setelah mencicipi hidangan yg ada, aku bergegas mengejar sholat dzuhur. Syukurlah lokasi resepsi berada di satu bangunan dg masjid. Masjid diatas, resepsi di bawah.

Sholat zuhur pun usai, aku merenung sejenak sambil menunggu hujan yang cukup lebat reda. Aku membayangkan kembali jalan yang tadi ku tempuh dan jalan yang akan aku lalui saat pulang nanti. Aku membayangkan keseluruhan "peta jalan" yang telah dan akan aku lalui. Sekilas aku bergumam, wah..kalau tadi aku lewat jalan ini dan ini, pasti aku sampai lebih cepat.

Aku bisa mengambil kesimpulan itu karena aku sudah melewati jalan tersebut. Dan aku bisa sampai ke tujuan karena aku bertanya dg orang-orang di sepanjang perjalanan.  Aku yakin orang-orang itu memiliki pengetahuan tentang alamat yg aku tuju makanya aku bertanya pada mereka.

Aku kemudian berpikir, demikian halnya kehidupan. Seandainya kita tahu persis kemana tujuan kita, kemudian kita melewati jalan demi jalan, dan bertanya dg orang-orang yg memiliki pengetahuan tentang jalan yang kita tuju, maka insya Allah kita akan sampai pada tujuan kita.

Kadang dalam kehidupan ini, banyak diantara kita yg tidak tahu mau kemana kita nanti, tidak tahu persis jalan mana yg mau di tempuh dan juga tidak bertanya dg org yg memiliki pengetahuan ttg jalan itu. Merasa pintar shg tidak perlu bertanya. Maka, tinggal tunggu saja akhir perjalanannya. Bisa saja ia tersesat, salah jalan dan bahkan bisa tidak kemana-mana, disitu-situ saja.

Sehingga perlu bagi kita untuk memastikan dalam hidup ini, mau kemana kita nanti, jalan mana yang harus kita tempuh (peta jalan) dan siapa yang bisa membantu kita menunjukkan jalan utk sampai ke tujuan tersebut.

Suatu saat nanti, saya ingin sharing ttg kemana tujuan kita kelak, apa peta hidupnya dan siapa yg bisa membantu menunjukkan jalannya.

Semoga kita menjadi orang-orang yg tahu arah mana yg akan kita tuju dan mengetahui jalan mana yg akan ditempuh. Dan semoga yang sedikit ini bisa menginspirasi.


Sabtu, 2 Februari 2013.


Meminta Bunga Kehidupan


Hari ini istriku mengirimkan sms dengan nada yang agak surprise "Mas, bunga di taman kita hari ini mekar empat buah!".

Aku teringat, baru beberapa hari yang lalu, istriku berkata, bunganya kok mekarnya satu-satu ya..kok tidak mekar bareng ? Aku hanya diam saja, karena ga tahu banyak tentang ilmu tumbuhan. Meskipun begitu, aku suka sekali berkebun dan merawat bunga.

Sejak saat itu, hari demi hari berlalu..kami tetap merawat taman dan bunga kami. Hingga hari ini aku dengar istriku mengatakan hal yang sangat ingin ia lihat, bunganya tumbuh sekaligus banyak.

Sejenak aku terdiam, seolah Allah sedang mengajarkan kepadaku. "Mintalah kepada-Ku apa saja yg engkau mau, tapi tunaikan kewajibanmu dan percayalah kepada-Ku (QS.)"

Aku juga teringat ucapan Mario Teguh, orang yang aku anggap guru motivatorku meskipun aku blm pernah bicara dg-nya, ia selalu mengatakan bahwa ada 2 paruh dalam hidup ini. Paruh yg pertama adalah meminta sesuatu yang kita harapkan. Paruh kedua adalah memantaskan diri untuk mendapatkan apa yg kita minta.

Benar saja ! Baru beberapa hari yang lalu kami meminta bunganya mekar banyak tidak mekar satu-satu, terus kami pantaskan diri dg merawat bunga-bunga itu dan kami percaya itu akan terjadi. Dan akhirnya terjadi!

Cerita ini memang sederhana. Tapi ini juga berlaku untuk permintaan kita yang lain, terutama yang besar-besar. Percayalah bahwa apa yg kita minta pada Allah, pasti dikabulkan Allah. Kapan Ia akan memberikannya pada kita ? Ya, sampai kita pantas mendapatkannya. Lihatlah, berapa banyak org2 baik yang rusak hidupnya karena mendapatkan harta yg banyak. Berarti ia belum pantas untuk mendapatkan harta sebanyak itu.

Percayalah Allah Maha Tahu apa yg terbaik buat kita..

Jadi kalau kita punya mimpi, kebutuhan atau keinginan yang kita sangat ingin mendapatkannya, maka resepnya adalah :
(1) Mintalah kepada Allah (sesuatu yg punya kebaikan)
(2) Pantaskan diri untuk mendapatkan apa yg kita minta (bekerja dan beribadah)
(3) Percaya, niscaya akan jadi kenyataan.

Semoga yg sedikit ini bisa menginspirasi.

Jumat, 1 Februari 2013

sumber image flower : http://www.northcreeknurseries.com

Wednesday, January 02, 2013

Ternyata hidup kita benar-benar singkat

Selamat Datang Tahun Baru 2013 !!

Tahun ini, harus lebih baik buat kita dari tahun-tahun sebelumnya.

Ga tahu kenapa, dua teman yang berbeda mengirim posting yang sama..
Takut posting ini terlewat begitu saja, maka tak ada salahnya jika saya abadikan di blog saya.

Ternyata hidup kita di dunia ini benar-benar sangat singkat.

"HANYA 1,5 JAM SAJA"

Ternyata cuma 1,5 jam saja umur kita hidup di dunia ini, mari kita simak beberapa uraian di bawah ini :

Mari kita lihat berdasarkan Al Qur'an sebagai sumber kebenaran absolut.

1 hari akhirat = 1000 tahun.
24 jam akhirat = 1000 tahun.
3 jam akhirat = 125 tahun.
1,5 jam akhirat = 62,5 tahun.


Apabila umur manusia itu rata-rata 60-70 tahun, maka hidup manusia ini jika dilihat dari langit hanyalah 1,5 jam saja. Pantaslah kita selalu diingatkan masalah waktu.

Ternyata hanya satu setengah jam saja yang akan menentukan
kehidupan abadi kita kelak, hendak di Surga atau Neraka. (QS 35:15, 4:170).

Cuma satu setengah jam saja cobaan hidup, maka bersabarlah (QS 74:7,52:48,39:10).

Demikian juga hanya satu setengah jam saja kita harus
menahan nafsu dan mengganti dgn sunnahNya (QS 12:53, 33:38).

"Satu Setengah Jam" sebuah perjuangan yg teramat singkat dan Allah akan mengganti dengan surga Ridha Allah (QS 9:72, 98:8, 4:114).

Maka berjuanglah untuk mencari bekal perjalanan panjang nanti (QS 59:18, 42:20, 3:148, 28:77).

Allah berfirman: " Kamu tidak tinggal ( dibumi) melainkan sebentar saja, kalau kamu sesungguhnya mengetahui" (QS 23:114)

Semoga bermanfaat bagi kita semua untuk meniti perjalanan hidup kita menuju kehidupan yg kekal & abadi (akhirat).


Courtesy images from : http://sweetdiii.tumblr.com




Website counter