Monday, February 13, 2012

Rekreasi Unik di Taman Pemakaman

Pagi ini duka menyelimuti kantor kami. Teman kerja kami, pak Hasan, yang selama ini kami tunggu humor-humornya, telah dipanggil Allah hari Ahad kemarin. Aku bergegas pagi-pagi menuju kantor, tak ingin kehilangan moment terakhir mengantarkan teman kerja kami.

Alhamdulillah..kurang lima menit lagi, aku pasti ditinggal oleh rombongan bis kampus. Pagi ini tujuan kami adalah San Diego Hills, komplek pemakaman di Kerawang.

Perjalanan kali ini, suasana hati kami tak menentu. Antara, sedih, merasa kehilangan dan juga sedikit rileks karena rutinitas kerja di meja kantor hari ini berganti di jalan.

Sekitar 1 jam, akhirnya kami sampai di komplek pemakaman tersebut. Wah..melihat penaataan pemakamannya, komplek ini terkesan tidak seperti pemakaman, malah lebih layak seperti tempat rekreasi.

Sepertinya pengembang komplek pemakaman ini ingin mengubah image pemakaman yang identik dengan kesedihan, duka lara menjadi rekreasi dan ceria. Bahkan disediakan juga restoran dan tempat untuk melangsungkan pernikahan.

Memang bagi orang yang punya otak bisnis, semua usia bisa dijadikan ladang bisnis. Mulai dari janin di dalam perut ibu sampai dengan orang tua yang sudah tak bernyawa, semua bisa jadi bisnis.

Setelah prosesi pemakan dan lain-lain selesai sekitar setengah jam, aku baru menyadari bahwa aku berada di lokasi pemakaman. Astaghfirullah..aku lupa membaca doa masuk pemakaman. "Assalamu'alaikum ahladdiyari minal mu'miniin ...". Ya, saking indahnya pemandangan di pemakaman tersebut, aku sampai lupa kalau itu pemakaman.

Semoga ahli kubur yang sudah mendahului kita, khususnya orang-orang yang beriman, mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya. Amiin.



Sunday, February 12, 2012

Selamat Jalan Pak Hassan..

Di sebuah Ahad sore (12/2/12) yang tenang, seorang sahabat menelponku..bicaranya agak terburu-buru. Aku yang mendengarkan pun harus lebih perhatian. "Saya mau mengabarkan, pak Hasan teman kita meninggal". Setengah tak percaya aku berkata : "Ha..yang benar, kemarin aku masih ngomong-ngomong sama beliau".

Setelah cross check kesana kemari, akhirnya berita itu memang benar adanya. Ya Allah..pribadi santun, ramah dan suka senyum itu telah pergi meninggalkan kami, dan yang pasti Universitas Al Azhar Indonesia (UAI).

Pak Hasan, sejak awal UAI berdiri sudah ikut mengawal berbagai kegiatan kampus ini. Mulai dari promosi ke sekolah, persiapan kuliah, pembangunan gedung baru, menjadi wakil dekan, kepala biro telah beliau lewati.

Setelah pak Sulchan Hasjim, satu lagi punggawa loyal UAI pergi meninggalkan kita..Selamat jalan pak Hasan, selamat jalan orang baik..doa kami selalu menyertaimu..

Tuesday, June 28, 2011

Bagaimana Membuat Orang Membicarakan Merek Anda ?

Berikut ini ada artikel bagus tentang WOM (Word of Mouth) dari John Moore, seorang Marketing Strategist pada Brand Autopsy Marketing Practice dan Konsultan untuk WOMMA. Saya meng-alihbahasakannya secara bebas agar bisa lebih banyak orang yang dapat mengambil manfaat dari artikel ini.

Talkable brands atau bahasa sederhananya “merek yang bisa berbicara” tidak bergantung pada iklan yang mahal untuk meningkatkan penjualan. Merek yang Talkable ‘menyelinap’ ke dalam percakapan customer mereka sebagai kendaraan iklan utama mereka, tentu saja dengan harga yang murah bahkan free! Merek-merek seperti ini memanfaatkan penggunaan pemasaran ‘dari mulut ke mulut (WOM)’ yang tidak hanya meningkatkan kesadaran pelanggan terhadap merek, tetapi juga meningkatkan penjualan.

Starbucks Coffee adalah salah satu merek yang talkable. Begitu juga dengan Whole Foods Market. Bukan suatu kebetulan kedua merek ini berkembang dari bisnis lokal menuju merek regional dan akhirnya sampai menjadi ikon global. Kedua merek tersebut membuat beberapa keputusan dengan sengaja untuk ‘membakar’ pemasaran dari mulut ke mulut ke dalam cara mereka melakukan bisnis yang tidak hanya untuk satu hari saja, tetapi itu terjadi untuk setiap hari.

Sebagai seorang manajer pemasaran Starbucks di dalam tahun-tahun awal perkembangannya dan sebagai seorang direktur pemasaran Whole Foods, John Moore merasa beruntung dapat menyaksikan dan ambil bagian dalam berbagai metode yang digunakan oleh merek-merek ini untuk membuat para konsumen berbicara tentang merek mereka.
Membuat konsumen membicarakan merek anda bukanlah sesuatu yang sulit seperti yang anda bayangkan. Prosesnya dimulai dengan membuat keputusan untuk menjadi ‘obvious’ (jelas nyata), ‘remarkable’ (luar biasa) dan ‘conversational’ (bersifat percakapan), demikian jelas John Moore.

Merek yang talkable seperti Starbucks dan Whole Foods adalah nyata dalam hal sesuatu yang mereka wakili. Starbucks mewakili bolder (sesuatu yang berani, tegas, hebat), dengan kopi yang memiliki cita rasa lebih. Whole Foods mewakili toko bahan makanan yang alami dan organik. Dengan keputusan yang diambil sengaja untuk mewakili sesuatu, kedua perusahaan ini dikenal memiliki ‘sudut pandang’ yang unik.

Whole Foods Market tidak menjual produk-produk dengan bahan tiruan. Perusahaan tersebut secara ‘jelas dan nyata’ dalam pendiriannya menentang bahan-bahan tiruan. Di dalam websitenya, Whole Foods mencantumkan sebuah daftar panjang dari bahan-bahan yang ditolak dan tidak diizinkan untuk mereka jual.

Jika anda mondar mandir melewati gang soft drink di Whole Foods, maka anda tidak akan melihat merek-merek seperti Coca-Cola, Pepsi, atau Dr. Pepper. Setiap soda-soda best-selling tersebut dibuat dengan bahan tiruan. Sebagai ganti dari soda-soda populer tersebut, anda akan melihat merek-merek yang tidak ‘familiar’ seperti Izze, Maine Root, dan Blue Sky pada rak-rak di Whole Foods.

Dengan menjadi nyata pada sesuatu yang diwakili, Whole Foods Market tampak lebih orisinil. Dan itulah pelajaran yang dapat diambil oleh merek-merek lainnya – semakin nyata anda, semakin orisinil anda terlihat.

Pemasar terkenal dan pengarang Seth Godin mengatakan, “ Kamu adalah luar biasa atau tidak kelihatan. Ambillah pilihanmu”. Merek yang Talkable memutuskan untuk menjadi luar biasa dengan mendapatkan opini-opini dari pelanggannya.

Starbucks secara sengaja mencari opini-opini dari pelanggannya. Berpikir tentang kunjungan pertama anda ke Starbucks dan anda akan teringat menjadi bingung dengan nama-nama aneh mereka untuk “ukuran minuman dan barista (orang yang membuat minuman di kedai kopi) Starbucks berbahasa aneh yang digunakan untuk memanggil pesanan minuman. Sebagai contohsebutan “ a tall” adalah diperuntukkan untuk sesuatu yang sungguh kecil, dan “a venti” adalah sesuatu yang ekstra besar. Jangan berpikir sedetikpun anda tidak belajar bagaimana memesan minuman favorit anda dalam dialek Starbucks yang sempurna. Anda pasti belajar. Dan dengan pelanggan mempelajari untuk mengatakan “grande non-fat extra hot, two-pump vanilla, one-pump hazelnut, no-foam latte” adalah cara lain Starbucks untuk menjadi luar biasa dan menjadi merek yang Talkable.

Bahasa Starbucks yang unik adalah polarizing (polarisasi / peng-kutub-an). Beberapa orang menyukainya, dan yang lain membencinya. Starbucks mengetahui cara polarisasinya yang membuat seluruh proses pembelian secangkir kopi yang biasa menjadi tidak biasa. Sehingga sesuatu yang tidak biasa tersebut memicu perbincangan dengan sesama pelanggan.
Merek yang Talkable mengikuti perbincangan dimana saja customer berbicara. Customer sebagaimana yang kita ketahui, adalah “suatu kumpulan yang suka berbicara”. Keller Fay Group, sebuah perusahaan riset pemasaran, memperkirakan orang Amerika mengambil bagian dalam 125 perbincangan setiap minggu dengan teman-teman, keluarga dan teman sekerja mereka yang membahas produk dan servis. Dari semua percakapan tersebut, merek-merek spesifik disebutkan lebih dari 60 kali.

Hari ini, percakapan-percakapan yang terkait dengan merek-merek tersebut diperkuat melalui website media sosial seperti Facebook dan Twitter. Baik Starbucks dan Whole Foods secara aktif kedua-duanya berpartisipasi dalam percakapan online dengan para customer. (Starbucks memiliki lebih dari 23 juta fans di Facebook dan Whole Foods memiliki sekitar 2 juta pengikut di Twitter).

Starbucks dan Whole Foods tidak menggunakan Facebook dan Twitter sebagai saluran siaran untuk berbicara tentang promosi dan produk baru. Mereka justru menggunakan media utama berupa website-website media sosial sebagai saluran pendengar untuk menyediakan layanan pelanggan yang lebih baik.

Sebagai contoh, Whole Foods secara aktif merespon beberapa komentar dan pertanyaan orang-orang tentang perusahaannya di Twitter. Sembilan dari sepuluh tweets dari Whole Foods pada Twitter adalah tanggapan perusahaan terhadap seseorang yang mengirimkan tweet. Whole Foods memiliki strategi media sosial yang dirancang khusus yang dapat melibatkan kegiatan mendengar dan merespon daripada hanya sekedar berbicara.

Bisnis Anda dapat mulai menjadi merek yang lebih Talkable dengan memutuskan menjadi unik (unique), selanjutnya menjadi luar biasa (remarkable) setiap harinya dan dengan memutuskan untuk selalu menjadi perbincangan (conversational) melalui media sosial.

Monday, June 13, 2011

Mayoritas pemuda muslim Indonesia tolak poligami ?

Lembaga Survey Indonesia (LSI) bekerjasama dengan Goethe Institut, Friedrich Naumann Stiftung dan Fur Die Freiheit membuat survey untuk melihat sikap pemuda muslim terhadap poligami. Hasil survey tersebut mengungkapkan data bahwa 52,9 persen pemuda muslim menolak poligami dan 32,9 persen sangat menentang poligami. Total 85,9 persen yang menolak poligami, demikian disampaikan oleh Burhanuddin Muhtadi dari LSI (detik.com).

Survey tersebut dilakukan pada 1496 responden di seluruh Indonesia mulai usia 15 hingga 25 tahun. Pendidikan responden bervariasi mulai dari SD hingga universitas. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara langsung dari tanggal 18-26 November 2010 dengan margin error sekitar 2,6 persen.

Benarkah para pemuda muslim tersebut menolak poligami ? Ataukah Lembaga Survey LSI yang salah bertanya kepada mereka ?

Poligami sebagaimana disebutkan dalam Al Qur'an surat An Nisa' ayat ke-3 adalah sebuah jalan keluar bagi muslim yang mampu berbuat adil, terutama kepada istri-istri mereka. Namun ayat tersebut menegaskan bahwa jika seorang muslim takut tidak bisa berlaku adil maka CUKUP SATU saja..Jadi pada dasarnya monogami adalah semangat dari ayat tersebut, khususnya bagi kebanyakan orang yang tidak mampu adil.

Kita tidak pernah tahu apa yang terjadi pada kita di kemudian hari. Barangkali sang istri atau suami mandul, atau sakit, atau tertimpa sesuatu yang jalan keluarnya adalah poligami maka Islam telah menyediakan jalan keluar tersebut. Namun yang kita lihat, banyak orang yang memanfaatkan ayat tersebut untuk berpoligami tanpa alasan yang jelas.

Sayangnya..tidak sedikit umat Islam, baik yang laki-laki apalagi perempuan menentang poligami. Perlu kita sadari bahwa bagaimanapun poligami telah menjadi bagian dari Islam. Karena ia menjadi bagian dari Islam, maka hendaklah orang muslim yang laki-laki dan perempuan tidak menentang aturan Islam yang itu berarti aturan Allah.

Allah berfirman dalam Qur'an bahwa "Tidaklah patut laki-laki muslim dan perempuan muslim jika Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan sesuatu dari urusan mereka, maka mereka memilih pilihan lainnya. Dan barang siapa yang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya, maka sungguh ia telah sesat sesesat-sesatnya.."

Saran saya..sebaiknya seorang muslim bersikap positif terhadap semua pesan dari Allah..jangan menggunakan perasaan, karena perasaan tidak selalu menunjukkan kebenaran. Bagi mereka yang tidak mampu berbuat adil, maka satu saja cukup bagi mereka..dan jika mereka merasa mampu berbuat adil, coba dipikir-pikir lagi apakah memang perlu berpoligami ?

Oya..kita juga perlu cermati statement pada hasil survey LSI tersebut. Mayoritas pemuda muslim Indonesia menolak poligami..Kesannya mayoritas muslim menentang poligami, padahal bisa saja mayoritas mereka hanya memilih untuk monogami, tapi bukan menentang poligami. Jadi hati-hati juga menafsirkan headline berita, apalagi survey..Namanya juga berita biar menarik..Barangkali judul diatas ada baiknya jika diganti dengan "Mayoritas pemuda muslim Indonesia memilih monogami", bagaimana menurut anda ?

Kata-Kata Cinta yang sayang untuk dibuang..

Pagi ini saat aku hendak berangkat ke kantor..ku lihat kembali undangan pernikahan anak Pak Asmawi, driver kantor, yang baru minggu lalu menikah. Aku bolak-balik undangan berwarna kuning itu dan mataku tertuju pada sebuah ungkapan doa yang cantik sekali...

Aku tuliskan disini agar aku dan orang-orang yang mengunjungi blog-ku bisa selalu mencintai Allah...sang Pemilik Kehidupan yang Penuh Kasih dan Sayang..

Allahu Robbi..
Aku minta izin bila suatu saat aku jatuh cinta
jangan biarkan cinta untuk-Mu berkurang
hingga membuat lalai akan adanya Engkau

Allahu Robbi..
Aku punya pinta bila suatu saat aku jatuh cinta
penuhilah hatiku dengan bilangan cinta-Mu yang tak terbatas
biar rasaku pada-Mu tetap utuh

Allahu Robbi..
Izinkanlah bila suatu saat aku jatuh cinta pilihkan untukku
seorang yang hatinya penuh kasih-Mu dan
membuatku semakin mengagumi-Mu

Allahu Robbi..
Pintaku terakhir adalah seandainya ku jatuh cinta
jangan pernah Kau palingkan wajah-Mu dariku
anugerahkanlah aku cinta-Mu..
cinta yang tak akan putus oleh waktu

Apa sebab Barat maju jauh meninggalkan umat Islam ?

Siang ini giliran Dr. Ade Djamal yang menyampaikan kultum di Masjid Agung Al-Azhar. Menarik pikirku..karena aku tahu bapak yang satu ini jarang bertindak sebagai penceramah karena latar belakang beliau di dunia komputer. Karena latar belakangnya itulah, kini beliau menjabat sebagai ketua program studi Teknik Informatika Universitas Al Azhar Indonesia.

Aku sempatkan diriku untuk duduk lebih lama mendengarkan kultum dari beliau. Tema yang beliau ambil kali ini cukup menarik. Mengapa Barat lebih maju daripada umat Islam saat ini ? Terus terang aku juga sudah lama ingin tahu mengapa ?

Ada orang yang mengatakan bahwa Barat saat ini maju adalah karena mereka meninggalkan ajaran agama mereka. Demikian halnya umat Islam saat ini mundur juga karena meninggalkan ajaran agama mereka. Perlu dicatat disini, yang ditinggalkan bukan agamanya, tapi ajarannya!

Beliau menjelaskan bahwa masyarakat di Eropa kini mulai banyak yang meninggalkan tempat ibadah mereka, hanya orang tua-orang tua yang masih terlihat mendatangi tempat ibadah mereka. Kebetulan beliau cukup lama tinggal di Eropa jadi cukup tahu kondisi masyarakat di Eropa sana. Beliau adalah lulusan dari Delft University di Belanda. Jadi cukup beralasan pernyataan diatas bahwa orang Barat meninggalkan ajaran mereka.

Namun tidak sama halnya dengan orang Islam. Saat ini kita bisa melihat masjid-masjid kita meskipun tidak penuh dengan jamaah, tapi setidaknya juga tidak kosong. Terlebih lagi jika pada hari Jumat, selalu kita kerumunan orang memenuhi masjid-masjid dimanapun berada.

Pak Ade, kita panggil saja begitu, ternyata tidak terlalu setuju dengan pernyataan tersebut. Beliau menganalisa bahwa bukan hanya itu sebab mengapa umat Islam tertinggal. Kalau beliau perhatikan penduduk di Eropa, ternyata masyarakat Eropa memiliki perilaku kehidupan yang baik, di Islam kita menyebutnya dengan Akhlak. Ya, akhlak atau dalam penerapannya bisa mencakup etika, moral, dan lain-lain istilah yang intinya berbuat baik telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Eropa. Masyarakatnya lho..bukan pemimpinnya! Karena boleh jadi pemimpin mereka tidak memiliki etika seperti yang dimiliki masyarakatnya.

Pak Ade memberi contoh akhlak masyarakat Eropa dengan menunjukkan betapa bersihnya kota-kota dan rumah-rumah mereka. Mereka menjaga kejujuran, menghindari berbuat curang dan patuh pada aturan yang berlaku.

Berbeda dengan umat Islam yang saat ini cenderung meninggalkan akhlak Islam. Padahal perintah untuk berakhlak baik banyak sekali tercantum dalam Al Qur'an. Bahkan Nabi Muhammad diutus ke muka bumi ini untuk menyempurnakan Akhlak sehingga beliau menjadi panutan, suri tauladan bagi orang-orang yang ingin memiliki akhlak yang mulia.

Di akhir kultumnya, Pak Ade menceritakan sebuah kejadian yang beliau alami langsung. Ketika beliau studi di Eropa, beliau mengajak anak istrinya untuk tinggal bersama beliau disana. Pada saat istri beliau datang pertama kali ke Eropa dengan membawa sejumlah uang yang disimpan dalam sebuah dompet, ternyata dompet istri beliau terjatuh. Padahal di dalam dompet itu isinya semua uang yang telah disiapkan dari Indonesia.

Segera beliau dan istri melaporkan kehilangan tersebut ke polisi. Keesokan harinya, Pak Ade ditelpon oleh polisi untuk mengambil dompet yang hilang kemarin. Pak Ade dan istri sudah menduga bahwa isinya pasti sudah habis..ya sudah pasrah saja. Ketika sampai di kantor polisi, ternyata dompet beserta isinya tidak ada yang hilang..tidak satu lembar pun uang yang hilang! Ternyata ada seorang ibu yang menemukan dompet tersebut dan melaporkannya pada polisi.

Bandingkan dengan di Indonesia! Jangankan dompet yang jatuh, bahkan dompet yang disimpan di saku celana saja dicopet. Saya bahkan sudah berulangkali dicopet..demikian ungkap pak Ade.

Ya, apa yang disampaikan oleh Pak Ade ini pelajaran, bahwa sudah cukup banyak ajaran agama kita yang kita tinggalkan, sehingga kalau saat ini kita jadi seperti saat ini, jangan menyalahkan siapa-siapa. Salahkan diri kita yang tidak berakhlak mulia sehingga tak pantas menjadi bangsa yang maju.

Kalau kita lihat kondisi bangsa kita saat ini, korupsi sudah terdistribusi merata, hampir di setiap lini kehidupan di negeri ini ada bau-bau korupsinya. Tak tahulah..akan menjadi seperti apa bangsa ini ke depan. Tapi setidaknya kita jangan ikut-ikutan seperti mereka yang rusak. Tetaplah berada di jalan yang Allah ridhoi. Dengan segenap kekuatan yang ada, kita harus berusaha untuk berbuat baik, mengamalkan akhlakul karimah, kepada siapa saja..dimana saja..kapan saja..

Semoga masih banyak orang-orang di negeri ini yang berakhlak baik, agar bangsa yang mayoritasnya adalah umat Islam dan ber-Tuhan tidak semakin tertinggal di banding bangsa-bangsa yang tidak memiliki Tuhan.

Friday, March 18, 2011

Tips menggapai Kebahagiaan dalam Keluarga

It’s nice Friday(18/3/11).. Khutbah jum’at kali ini berat banget mata rasanya..Selesai jum’atan, ternyata ada makan siang gratis, untuk para undangan pengajian karyawan. Oya, siang ini ada pengajian di kantor. Ya, bekerja di lingkungan Islami enak-nya ya seperti ini..Ada saja yang mengingatkan kita untuk selalu dekat dengan Sang Pencipta. Kalau waktu dzuhur datang, dengar adzan, bisa ke masjid. Setiap dua minggu sekali ada pengajian, dst..dst..Mungkin sangat berbeda dengan mereka yang bekerja di gedung-gedung pencakat langit, di perusahaan multinasional, sebagian besar energi digunakan totalitas untuk bekerja. Tapi dimana pun kita bekerja, semoga tak lupa niat kita bekerja mencari bekal untuk tempat kembali kita kelak.

Oya, nyambung lagi dengan pengajian karyawan di UAI minggu ini. Nara sumbernya kali ini adalah bapak H. Mahfudh Makmun, pimpinan Yayasan Pesantren Islam Al Azhar. Beliau mengangkat tema Keluarga Sakinah. Ga gampang lho menciptakan keluarga sakinah di zaman seperti ini. Tuntutan kehidupan yang tinggi seringkali memaksa suami istri untuk sama-sama bekerja. Akhirnya anak-anak terlantar atau diurus sama pembantu. Parahnya lagi kalau anak salah berteman, bisa narkoba sampai akhirnya over dosis. Banyak lagi masalah keluarga yang membuat suami, istri dan anak-anak mereka seperti berada di ‘neraka’ ketika di rumah, dan akhirnya masing-masing mereka mencari ‘surga’ di luar rumah. Naudzu billahi min dzalik..

Di kota-kota besar seperti Jakarta, tidak sedikit anak-anak yang curhat, mereka bilang saya ini punya ayah seperti tidak punya ayah, punya ibu seperti tidak punya ibu. Siapa yang bertanggungjawab kalau keadaannya sudah seperti ini ? Padahal apa sih tujuannya sebenarnya dari kita berkeluarga? Ujung-ujungnya pasti kita mencari kebahagiaan..lha mau cari apalagi kalau bukan kebahagiaan?

Nah..Rasulullah telah menyampaikan pada kita bahwa ada 4 hal yang membuat bahagia dalam sebuah keluarga. Empat hal tersebut adalah :
1. Istri yang shalihah (atau suami yang shalih)
2. Anak yang berbakti
3. Rezeki yang wasi’ (wasi’ artinya disaat butuh ada)
4. Lingkungan yang di dalamnya orang yang baik-baik

Hendaknya setiap keluarga berusaha semaksimal mungkin untuk mencapai 4 hal diatas. Carilah istri atau suami yang baik. Kalau kita mau punya pasangan yang baik, kita-nya dulu yang mesti baik. Allah berfirman yang kurang lebih maknya seperti ini : “Laki-laki yang baik untuk perempuan yang baik, laki-laki yang jahat untuk perempuan yang jahat”. Jangan asal pilih pasangan. Setidaknya ada 4 hal yang perlu diperhatikan dalam mencari pasangan : 1. Agamanya, 2.keturunannya,3.kecantikannya,4. Hartanya.

Selanjutnya, didiklah anak sebaik mungkin. Anak-anak kita tidak hanya perlu cerdas, tapi juga berbakti. Amat sayang kalau anak-anak kita pintar-pintar tapi tidak berbakti kepada orang tuanya. Ga sedikit lho anak macam ini..Anak-anak sekarang suka berulah, dititipin uang buat bayar sekolah malah ditilep buat beli macam-macam. Kasihan kan orang tuanya..Semoga anak-anak kita ga seperti itu ya..

Rezeki yang wasi’ juga menjadi keinginan kita semua. Wasi’ artinya luas. Dalam makna yang lebih luas, wasi’ diartikan sebagai rezeki dimana saat kita butuh selalu ada. Semoga Allah anugerahkan kita semua rezeki yang luas ya..

Terakhir adalah lingkungan yang berisi orang-orang baik. Wah..betul, kalau kita punya tetangga yang baik serasa hidup di ‘surga’-nya dunia kali ya..Saya punya pengalaman tinggal dengan tetangga yang suka ngomongin isinya ragunan. Kadang ibunya bilang “monyet”, dan lain-lainnya..Lama-lama anak-anak kita kan juga bilang ‘monyet’ juga..Kita sudah didik baik-baik di rumah, eh..malah dapat contoh yang jelek dari tetangga. Wah..banyak deh kalau mau diceritain, jadi buat ga betah saat itu. Makanya punya lingkungan yang baik akan sangat berpengaruh pada kebahagian sebuah keluarga.

Semoga Allah mudahkan kita untuk menggapai empat hal diatas ya..sehingga keluarga kita menjadi keluarga sakinah, yang di dalamnya berisi mawaddah (cinta secara fisik) dan rahmah (kasih sayang).

Thursday, March 17, 2011

VVC Plus, sebuah konsep alternatif tentang Kepemimpinan Utuh

Buku itu sudah cukup lama tersimpan di lemari buku saya..namun belum sempat terbaca. Kesibukan kuliah yang mengharuskan membaca puluhan jurnal dan buku teks membuat kesempatan membaca buku lainnya jadi tertunda. Buku itu berjudul ”Dua belas konsep kepemimpinan, More About Beyond Leadership” karya Prof. Dr. Djokosantoso Moeljono. Perlu dorongan kuat untuk membuka dan membaca halaman-halaman buku tersebut. Dorongan itu akhirnya muncul juga karena sebuah kesempatan yang saya ambil untuk membawakan materi leadership dalam sebuah mata kuliah JK3 (Penumbuhan Jiwa Kepemimpinan dan Karakter Korporasi).

Ya, akhir minggu ini saya kembali mendapatkan kesempatan mengajar setelah vakum selama 2 tahun karena studi. Dari sekian banyak konsep kepemimpinan yang diulas dalam buku tersebut, saya tertarik dengan konsep “Kepemimpinan Utuh”.

Pak Djoko, pengarang buku tersebut dan pernah menjadi atasan langsung penulis, menyampaikan bahwa seseorang yang ingin berhasil memimpin dengan baik, sebaiknya mempelajari kiat-kiat agar siap menjadi pemimpin unggul, melalui kepemimpinan utuh. Pak Djoko mengulas konsep kepemimpinan utuh yang disebut dengan VVC Plus. Adalah tiga orang pakar manajemen yaitu Neil Snyder, James J. Dowd Jr, dan Diane Morse Houghton merumuskan tiga formula tentang manajemen yang mereka tulis dalam bukunya VVC: Leadership for Quality Management (1994). Mereka menyatakan bahwa kepemimpinan yang unggul harus memiliki tiga pilar kepemimpinan, yaitu vision, value dan courage.

Seorang pemimpin wajib punya visi, sebuah arah dan jalan untuk sampai ke sebuah tempat yang menjadia tujuan organisasi. Dapat dibayangkan sebuah organisasi yang bergerak tanpa arah, mereka tak pernah tahu sudah sampai dimana, dan mereka tak akan tahu sudah ada dimana. Akibatnya mereka akan cepat merasa kelelahan. Berbeda dengan mereka yang mengerti arah jalannya kemana. Mereka pasti akan lebih lama merasa lelah karena mereka tahu apa yang mereka tuju. Dan seorang pemimpin adalah orang yang menunjukkan kemana arah tujuan perjalanan sebuah organisasi, dan ia sendiri yang akan memimpin pengikutnya.
Selain visi, seorang pemimpin harus punya value, atau nilai-nilai yang diyakini oleh semua orang di dalam organisasi. Nilai-nilai ini menjadi “bahan bakar” atau “roh” yang membuat orang menjadi bersemangat, punya “passion” atau gairah untuk melakukan sesuatu. Tentu saja nilai buat seseorang berbeda dengan orang lainnya. Sebagai seorang muslim, contoh nilai yang patut kita miliki adalah iman, islam dan ihsan. Dimana hidup yang kita jalani ini adalah merupakan penghambaan kita kepada Dzat yang kita yakini sebagai Tuhan, Pencipta Segalanya..Oleh karena itu kita menyerahkan sepenuhnya jiwa raga kita kepada-Nya. Sehingga kita bekerja dan beramal dalam hidup ini seolah-olah kita melihat Allah, tapi yakinlah kalau kita tidak bisa melihat Allah maka pasti Allah melihat kita. Dengan demikian kita meyakini bahwa semua pekerjaan kita pasti dibalas oleh Allah.

Visi dan Value adalah dua hal penting yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin, namun itu belum cukup. Arah dan Nilai perlu didukung oleh sesuatu yang bernama “courage” atau keberanian. Begitu banyak pemimpin yang punya visi dan nilai, namun karena tidak punya nyali untuk memutuskan langkah, banyak ide dan rencana yang tidak pernah menjadi aksi, hanya konsep belaka. Padahal kegiatan utama dari seorang pemimpin adalah “Mengambil Keputusan”, dan setiap keputusan pasti ada resikonya. Nah..tidak semua pemimpin yang siap mengambil resiko karena kurangnya keberanian.

Tiga pilar diatas perlu ditambah dengan dua dasar lagi sehingga konsep ini menjadi VVC Plus. Dua dasar tersebut adalah kompetensi dan karakter yang kuat.

Kompetensi sangat dibutuhkan agar seorang pemimpin punya “knowledge” atau pengetahuan untuk melakukan sesuatu. Dengan kompetensi, seorang pemimpin dapat bertindak dengan tepat karena ia memiliki disiplin ilmu. Bayangkan dengan seorang pemimpin yang tidak punya latarbelakang tentang suatu pekerjaan yang ia pimpin, ia akan banyak melakukan trial and error. Meskipun ia juga bisa mengurangi tindakan coba-cobanya dengan memiliki sfat ahli yang menguasi bidang yang ia pimpin. Namun alangkah lebih baiknya jika seorang pemimpin adalah orang yang mengerti dengan baik bidang yang ia pimpin.

Dasar terakhir dan bersifat fundamental adalah karakter yang kuat (strong character). Dalam sebuah terminologi, karakter didefinisikan sebagai sifat kejiwaan, akhlak atau budi pekerti yang menjadi ciri khas seseorang. Seorang pemimpin semestinya memiliki sifat tegas jelas namun tetap humanis, lebih baik lagi kalau juga punya sifat humor. Jangan sampai menjadi pemimpin yang mencla mencle, omongannya tidak bisa dipegang, perbuatannya tidak bisa menjadi teladan dan sebagainya.

Inilah Konsep VVC Plus sebagai salah satu konsep alternatif Kepemimpinan yang Utuh. Selamat memimpin dengan sepenuh hati dan jadilah pemimpin yang utuh.

Sunday, March 13, 2011

Khasiat dan Kemampuhan si "Umbi Merah”, Buah Beet (Beetroot)

Akhir minggu lalu (5/3/11), memasuki usia kehamilan istri saya di bulan ke-8, dokter kandungan yang kami kunjungi merekomendasikan pada istri saya untuk mengkonsumsi buah beet (baca : bit). Awalnya saya bersama istri agak asing mendengar nama buah “buah apa dok..bit..buah apa itu ?”. Dokter menyarankan untuk bertanya saja ke toko buah, pasti mereka tahu.

Beberapa hari kemudian, saya mencoba mencari buah asing tersebut di sebuah toko buah besar di kawasan Ampera, yang banyak dikunjungi oleh ekspatriat, biasanya buah-buah aneh yang tak biasa kita temui pasti bisa kita dapatkan di toko buah seperti itu.

Akhirnya setelah bertanya kepada penjaganya, ia membawa saya ke tempat buah tersebut. Ohh..seperti ini rupanya bentuk buah beet.

seperti ini rupanya bentuk buah beet.

Buahnya seperti umbi-umbian, seperti bengkoang tapi warnanya merah. Rasa penasaran mulai datang mengusik, apa saja sih manfaat buah beet ini ? Setelah mencari-cari informasi di beberapa situs, ternyata buat beet ini sudah sejak abad 16 dikembangkan di Eropa Pusat dan Timur. Di Eropa, beetroot digunakan untuk mengobati kanker karena mengandung betanin yang tinggi dalam sayur. Di Roma, dahulunya beetroot ini digunakan sebagai zat perangsang.

Dari beberapa penulusuran penulis, terdapat cukup banyak nutrisi

yang terkandung dalam buah beet, diantaranya sebagai berikut :

· Vitamin A, B dan C

· Calcium

· Phosphorous

· Potassium

· Magnesium

· Iron

· Asam folik, folat

· Betanin

· Beta-carotene

· Lycopene

· Antioksidan

· Dan serat

Selain itu beetroot mempunyai kandungan boron yang secara langsung memproduksi hormon kelamin manusia. Beetroot efektif juga untuk memberantas demam dan memelihara tingkat kestabilan gula darah. Beberapa penelitian menunjukkan beetroot juga membantu untuk menghalangi pertumbuhan tumor, tapi juga mengurangi pertumbuhan kanker.

Banyak lagi kandungan beetroot yang dapat digunakan untuk mengobati beberapa penyakit, seperti :

§ Penangangan tekanan darah tinggi, depresi, alzheimer, dementia, dan penyakit yang berhubungan dengan digestif

§ Bermanfaat untuk pembentukan darah

§ Digunakan untuk diet, karena beetroot tidak mengandung lemak, sedikit kalori dan sumber serat yang istimewa

§ Akar dan daun hijaunya mengandung zat besi, kalium, folat dan vitamin C, bagus untuk asupan wanita hamil

§ Jus beetroot mengandung zat yang dapat membuat butir-butir darah merah

§ Penanganan gangguan menstruasi, minum tiga kali sehari, sebanyak setengah gelas setiap minum.

§ Gabungan beetroot dengan sari wortel, dengan perbandingan segelas wortel dan setengah gelas beetroot merupakan pembuat sel-sel butir darah merah.

§ Zat potassium (kalium) dan khlor di dalam beet membuat sari beetroot dapat digunakan untuk membersihkan hati, ginjal dan kandung empedu serta mengaktifkan kelenjar-kelenjar tubuh.

Beetroot berfungsi sebagai antioksidan alami. Meskipun begitu beetroot jangan diminum terlalu banyak sekali karena sifatnya adalah pembersih tubuh yang agak keras terutama membersihkan hati. Di dalam sehari jangan lebih dari setengah liter. Apabila diminum terlalu banyak, beetroot dapat membuat pusing.

Penelitian tentang Keampuhan Beetroot

Mau tahu keampuhan beetroot lainnya ? Menurut para peneliti dari University of Exeter dan the Peninsula Medical School, kunci meningkatkan stamina cukup sederhana, hanya dengan minum segelas jus buah beet.

Bahkan menurut peneliti, dengan mengkonsumsi jus beet setiap harinya dapat membantu kita berolahraga tanpa rasa capek. Disamping itu, setengah liter jus beet se

tiap hari efektif menurunkan tekanan darah dan memperbaiki kesehatan.

Masih menurut penelitian yang sama, jus bit memperlihatkan hasil yang menakjubkan karena manfaatnya melebihi rutinitas olahraga yang teratur dibawah pengawasan pelatih profesional. Ya meskipun rasanya kurang sedap, tapi pengaruhnya bisa dirasakan oleh banyak orang dari berbagai usia, mulai dari mereka yang masih aktif bekerja ke kantor sampai mereka yang pensiun tak punya kantor lagi..Penasaran ingin mencoba buat beet ? Tak ada salahnya jika Anda mencoba sendiri dan buktikan khasiatnya..siapa tahu Anda temukan sesuatu yang baru dalam hidup Anda dari “si umbi merah” ini..Selamat mencoba..

Sumber referensi:

http://elyzhawidi.blogspot.com/2009/09/buah-beet-beetroot.html

http://www.mediaindonesia.com/mediahidupsehat/

http://id.shvoong.com/medicine-and-health/1848508-khasiat-buah-merah/
http://WebMd.com



Wednesday, March 02, 2011

Menghayati pesan Allah dalam surat Al Ashr

Terus terang saja sudah lama saya menghapal surat Al Ashr. Kira-kira di usia 10 tahun saya sudah mulai dapat menghapalnya di luar kepala. Namun butuh waktu cukup lama untuk dapat menghayati maksud dan kandungan surat ini, mungkin karena surat ini diturunkan Allah dengan teks yang cukup singkat.

Ya surat Al Ashr ini hanya terdiri dari 3 ayat dan termasuk di kategorikan banyak orang ke dalam surat-surat pendek. Isi surat Al Ashr ini dalam terjemahan Indonesianya adalah sbb :
(1) Demi Masa. (2) Sesungguhnya manusia berada dalam kerugian. (3) Kecuali orang-orang yang beriman dan melakukan amal soleh, dan saling nasehat menasehati dalam kebenaran, dan saling nasehat menasehati dalam kesabaran.

Bagaimana ? Cukup singkat bukan ? Dan dalam perjalanan hidup saya, saya membutuhkan waktu untuk dapat menghayati surat ini dengan penghayatan yang memadai. Saya mencoba memahami pesan Allah ini dengan uraian seperti berikut :

Hidup ini adalah perjalanan, dan Allah memperjalankan kita dengan “waktu” atau “masa” atau kata lainnya “usia”. Kita gunakan saja kata yang pertama, waktu. Dalam setiap detik kehidupan kita, kita selalu bertransaksi dengan kegiatan yang kita lakukan menggunakan waktu”. Artinya, setiap kegiatan yang kita lakukan dalam kehidupan ini, kita akan bayar dengan waktu. Kita bangun pagi, mandi, sarapan, pergi ke kantor dan bekerja adalah pilihan kegiatan dalam kehidupan kita yang kita bayar dengan waktu kita. Ada lagi sebagian orang yang punya kegiatan tidur pagi, bangun siang mandi, makan, sorenya pergi ke bar, malamnya melantai, pulang subuh. Dan itu pilihan kegiatan dalam hidupnya yang harus dia bayar dengan waktu.

Waktu. Ia tak punya titik balik. Ia tak akan kembali. Ia berjalan ke depan dan terus ke depan tanpa pernah kembali ke belakang. Setiap manusia sebelum dilahirkan di muka bumi ini sudah diberi “jatah” waktu (life time, masa hidup kalau barang elekronik). Si A diberi jatah waktu hidup 60 tahun, si B diberi jatah waktu 45 tahun, si C diberi jatah waktu 32 tahun dan seterusnya.

Sehingga sadarkah kita…? Setiap detik yang kita lalui dalam kehidupan ini kita bayar dengan waktu kita. Jadi waktu kita dari detik ke detik akan selalu berkurang. Seperti mesin ATM yang kita gunakan ketika mengambil uang, setelah transaksi berhasil dilaksanakan akan muncul pesan saldo Anda tinggal sekian…Persis seperti waktu yang kita miliki. Kalau saya diberi waktu hidup di dunia selama 40 tahun dan saat ini usia saya 32 tahun, maka saya hanya punya 8 tahun lagi. Maka kalau saya tidak memilih kegiatan yang punya nilai manfaat, saya pasti akan merugi.

Dan pesan Allah selama kita membarterkan waktu kita dengan empat kriteria kegiatan ini, maka dapat dipastikan kita tidak akan merugi. Empat kriteria kegiatan tersebut adalah :
(1) Beriman, ini adalah konsep dasar yang membedakan status kita bekerja di dunia ini akan dinilai oleh Allah atau tidak. Sorry to say, orang-orang yang tidak mengakui Allah sebagai satu-satunya Tuhan yang berhak disembah dan tidak mengakui Nabi Muhammad sebagai utusan Allah, maka kebaikan yang dia lakukan meskipun sebesar gunung Krakatau sekalipun tidak akan dipandang sedikit pun oleh Allah (QS. 3:85).

(2) Beramal sholeh, semua amalan yang diniatkan iklhas karena Allah dan sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW. Pekerjaan yang baik menurut banyak orang belum tentu bernilai amal sholeh, apabila tidak ikhlas atau tidak sesuai dengan tuntunan Rasulullah. So, baik belum tentu benar.

(3) Saling menasehati dalam kebaikan, karena hanya kebaikan yang dibalas Allah dengan pahala (QS. 6:160).

(4) Saling menasehati dalam kesabaran, karena dunia ini tempat ujian bagi hamba-hamba Allah..Sabar adalah keadaan dimana orang harus bertahan agar ia berhasil melewati ujian yang Allah berikan. Ketika kita diuji, maka tak ada kondisi yang lebih baik daripada bersabar (QS 2:153-157).

Ya, begitulah pesan Allah yang saya coba untuk pahami dan amalkan dalam kehidupan sehari-hari. Pesannya adalah :

“Waktu yang kita miliki akan berkurang dari hari ke hari. Maka pilihlah bentuk kegiatan yang termasuk dalam 4 kriteria kegiatan diatas untuk mengisi kehidupan kita dari hari ke hari. Sehingga kita menjadi manusia-manusia yang tidak merugi.”

Terinspirasi dari Kuliah Perdana JK3 UAI, 2 Maret 2011
(Bersamaan dengan tulisan ini dibuat, penulis mendapat kabar duka dari salah seorang teman. Istri sahabat penulis saat sekolah dulu, baru malam ini meninggal dunia saat melahirkan anak kedua. Semoga Allah memberi kebaikan dari musibah ini.)

Pemimpin “rai gedhek”


Dalam masyarakat Jawa dikenal istilah untuk menyebut orang yang tidak tahu malu yaitu rai gedek. Rai berarti muka dan gedek berarti dinding yang terbuat dari anyaman bambu. Kurang lebih kalau dialihbahasakan artinya “tebal muka atau muka tebal”. Orang-orang dengan karakter “rai gedek” ini biasanya melakukan tindakan tidak pantas yang berdampak buat orang banyak.

Akhir-akhir ini merebak dimana-mana fenomena pemimpin “rai gedhek”. Merasa masih didukung dan dibutuhkan rakyat, mereka mempertahankan kekuasaannya. Padahal jutaan rakyat meminta mereka turun. Presiden Ben Ali, Husni Mubarak dan pemimpin-pemimpin bangsa lainnya adalah sedikit contoh dari pemimpin dengan karakter ini. Puluhan tahun berkuasa ternyata belum juga puas menjadi penguasa. Namun pada saat yang sudah ditakdirkan, semuanya akan berganti seperti yang Allah firmankan di dalam Al Qur’an surat Ali ‘Imron ayat 140 – 141 yang berbunyi ”Hari-hari itu kami pergilirkan di antara manusia, supaya Allah mengetahui orang-orang yang beriman dan menjadikan sebagian kalian sebagai syuhada’. Dan Allah tidak menyukai orang-orang yang zhalim. Dan supaya Allah menyaring orang-orang yang beriman dan melenyapkan orang-orang kafir.”

Di negeri kita tercinta pun tidak banyak berbeda. Yang paling “hot” adalah kisah ketua umum PSSI. Seolah menjadi penguasa tiada duanya, teriakan jutaan suporter yang memintanya untuk turun tidak digubris. Bahkan peringatan dari pemerintah pun dicuekin. Mestinya seorang pemimpin bisa menggunakan “head, heart dan gut”-nya sehingga tidak harus terjadi pemaksaan kehendak rakyat untuk menurunkan pimpinannya. Berjiwa besar untuk tahu diri bahwa sudah tidak pantas lagi menjadi pemimpin, adalah tindakan tepat untuk memberikan keadaan terbaik bagi organisasi yang dipimpin.

Beberapa pejabat yang juga tidak “capable” dengan tugasnya, terang-terangan menolak untuk mengundurkan diri. Dengan alasan kalau presiden menyuruh saya berhenti, maka saya berhenti. Berbeda dengan masyarakat Barat yang mengenal guilt feeling dan masyarak Jepang yang menganut shame feeling. Pemimpin kita lebih banyak menganut rai gedhek feeling. Mengutip kumpulan berita dari seorang Jurnalis, Joko Pitono, bahwa seorang Kastaf AD Jerman bernama Jenderal Wolfgang Scheiderhan langsung mengundurkan diri begitu tersiar laporan dirinya menutupi fakta bahwa serangan militer tentara Jerman dalam NATO di Afghanistan pada 24 September lalu telah menewaskan puluhan warga sipil. Contoh lainnya adalah Menkeu Jepang Soichi Nakagawa yang mundur dari jabatannya pada 17 Februari 2009, setelah media melaporkan bahwa dia mabuk dalam konferensi pers di Roma saat pertemuan G-8. Sekitar empat tahun lalu, tepatnya 3 Juli 2007, Menhan Jepang Fumio Kyuma mundur setelah menyatakan bahwa serangan bom atom AS di Hiroshima dan Nagasaki “tidak terhindarkan”. Bahkan tidak sedikit pemimpin Jepang yang harus bunuh diri ketika malu melakukan kesalahan.

Pemimpin kita tak harus bunuh diri ketika malu telah melakukan kesalahan. Karena dalam Islam bunuh diri adalah dosa besar. Yang lebih penting bertaubat dan kembali ke jalan-Nya yang benar. Satu hal yang utama adalah apabila seorang pemimpin merasa sudah tidak pantas lagi menjadi pemimpin, mundur dengan jiwa besar adalah pilihan terbaik. Sebuah pepatah Jawa mungkin sangat tepat buat kita agar tidak menjadi pemimpin “rai gedhek” yang berbunyi : Dadio wong sing iso rumongso, ojo dadi wong sing rumongso iso, yang artinya kurang lebih jadilah orang yang bisa merasa, jangan jadi orang yang merasa bisa.

Sunday, January 10, 2010

Fenomena Krisis dan Antisipasinya dengan PR agar tak berdampak “Sistemik”


Membaca judul diatas, mungkin kata “Sistemik” diatas dipersepsikan dengan kata yang saat ini sedang trend dalam kasus Bank Century, yaitu bank yang berdampak sistemik. Saya hanya ingin mengulas bahwa fenomena krisis telah terjadi dimana-mana, di segala aspek kehidupan.

Sebut saja yang baru-baru ini kasus Rumah Sakit International OMNI atau kasus anggota dewan terhormat yang menyebut kata yang kurang pantas B*****T disaat bersidang, kasus mahasiswa yang meninggal di sebuah institusi pendidikan tinggi kedinasan, kasus selebriti yang dituding melakukan tindakan tak terpuji, pejabat yang diduga menggelapkan uang negara dan masih banyak kasus yang dapat menimpa siapa saja, baik itu organisasi maupun individu.

Saya sangat bersyukur dapat hadir pada seminar yang bertajuk Krisis PR untuk lembaga pendidikan, yang diselenggarakan di Gedung Gramedia Palmerah tanggal 9 Januari 2010 yang lalu. Seminar tersebut diisi oleh praktisi dan Konsultan PR Firsan Nova. Firsan menjelaskan bahwa krisis dapat terjadi kapan saja dan tak diduga dari mana krisis tersebut berasal. Oleh karena itu sudah semestinya setiap sekolah dan lembaga mempersiapkan perencanaan untuk menghadapi krisis atau hal-hal yang tidak diharapkan. Hal ini penting untuk mengantisipasi hal-hal buruk yang mungkin terjadi, atau meminimalkan dampak negatif yang dapat meluas pada organisasi atau individu.

Dalam bukunya “Crisis Public Relations, bagaimana PR menangani krisis perusahaan”, Firsan menyebutkan bahwa tidak semua krisis adalah krisis Public Relations. Disebut krisis Publik Relations apabila krisis yang terjadi mengakibatkan rusaknya citra dan reputasi perusahaan, organisasi atau citra seseorang di mata publik.

Salah satu aspek menarik yang tidak bisa dilepaskan dari dunia Public Relations adalah honesty atau kejujuran. Dalam seminar tersebut mengemuka fakta bahwa ketika krisis terjadi, cukup banyak perusahaan yang melakukan kebohongan untuk melindungi kepentingan mereka. Mengapa mereka berbohong ? Sebagian praktisi PR mengatakan kalau mereka jujur, mereka takut ada apa-apa yang tidak diinginkan oleh perusahaan terjadi. Padahal belum tentu terjadi.
Sebagai penutup, Firsan mengatakan bahwa kejujuran adalah modal penting dalam membangun PR. Disamping itu keterbukaan dan konsisten melakukan aktifitas untuk mendapatkan kepercayaan, komunikasi dua arah serta melakukan evaluasi terhadap sikap dan opini publik menjadi penentu dalam kesuksesan membangun Public Relations.

Buku “Crisis PR” diatas seolah-olah mengingatkan kita untuk siapkan payung sebelum hujan, karena ibarat hujan, krisis dapat terjadi kapan saja. Buku ini tidak hanya berisi teori dan wacana, tapi juga diperkaya dengan 50 contoh kasus nyata PR teranyar. Masih ada yang mau kehujanan ? 

Tahun 2010, Mari memulai lagi Blogging…

Tahun 2009 yang lalu, tak satu pun tulisan ku goreskan di blog ini. Kalau bisa bersembunyi di balik alasan banyaknya masalah kehidupan yang ku hadapi di 2009 ditambah dengan serentetan tugas yang datang silih berganti dari meja kerja dan bangku kuliah, aku akan menggunakan alasan tersebut untuk mengatakan bahwa aku tidak sempat menulis di blog ini.

Tapi apapun alasannya, konsistensi dalam melakukan sharing lewat media blog ini masih sangat memprihatinkan. Demikian kalau boleh aku menilai diriku sendiri. Sekilas aku menyadari bahwa budaya menulis belum menyatu dalam kehidupanku. Aku lebih banyak berbicara dan sedikit membaca apalagi menulis. Padahal lewat media ini, kebermanfaatan kita bagi sesama dengan cara sharing dapat kita maksimalkan. Terbersit rasa salut melihat mereka yang telah menghasilkan banyak karya dengan goresan tinta mereka. Sebuah rasa yang timbul dari perasaan malu melihat orang lain telah memberikan sesuatu yang bermanfaat kepada orang lain, menginspirasi banyak orang dengan tulisan mereka, sedangkan kita masih bergelut dengan pekerjaan dan kesibukan diri sendiri. Padahal kita sama-sama diberi Allah waktu yang sama setiap hari, 24 jam!

Mungkin yang saya alami juga banyak dialami oleh banyak pengguna internet, khususnya di Indonesia. Berapa banyak blog yang terbengkalai, jarang dikunjungi oleh pemiliknya. Bagaimana mungkin berharap banyak pengunjung yang datang ke blog mereka jika pemiliknya sendiri jarang membuka blog mereka. Jutaan pengguna internet, lebih banyak menggunakan internet untuk kebutuhan konsumtif daripada meningkatkan kualitas hidup dan pengembangan diri. Tapi setiap orang punya siklus kehidupan masing-masing. Mungkin saat ini pengguna internet di Indonesia, kebanyakan masih baru tumbuh dan mencoba beradaptasi dengan dunia maya ini. Suatu hari nanti mereka mungkin akan bergeser menjadi pengguna internet yang lebih produktif.

Denger-denger nih..Pengguna blog tahun 2009 memang menurun, hal tersebut disebabkan karena hadirnya media sosial baru seperti facebook dan twitter. Maklum namanya juga barang baru, jadi lagi senang-senangnya ngobrol dan cari teman lama, jadi ngelupain blog-nya. Jaman gini ga punya facebook..pasti dianggap kuno. Mungkin itu kali ya salah satu sebab banyak yang berpaling dari blog. Semoga hanya sementara ya...

Memang tidak mudah memfokuskan diri dalam menulis, sangat dipengaruhi oleh urusan-urusan kehidupan lain yang lebih penting, sebut saja urusan pekerjaan dan keluarga. Macam-macam urusan yang membelokkan fokus kita untuk tetap menulis. Ketika banyak pekerjaan, tak sempat untuk menulis. Namun ketika pekerjaan berangsur-angsur sedikit, malah malasnya yang datang. Akhirnya tidak nulis-nulis…

Memasuki tahun 2010, blog ini memiliki slogan baru yang merupakan “rule of thumbs” ku dalam menjalani kehidupan. Fokus, kerja keras, tekun dan tawakal. Sebenarnya semangat slogan tersebut untuk tetap konsisten menulis di blog..Semoga slogan diatas bukan hanya sekedar slogan ya..

Sumber gambar : www.scottsmarketplace.com

Tuesday, March 06, 2007

Sedang mencari cinta ? Tulisan ini semoga membantu Anda menemukannya.

Buat yang sedang mencari pasangan, mungkin tulisan ini bermanfaat buat Anda. Saya ambilkan dari email seorang teman lama yang dikutip dari seorang Psikolog bernama Pasha. Saya edit beberapa kalimat agar lebih terarah.

Bila saatnya tiba, kita tidak lagi mencari teman jalan, tapi teman sejiwa.
Tahukah anda, perbedaan antara pria yg bisa diajak jalan dan pria yg bisa diajak menikah??

Pria yg bisa diajak jalan, memberikan saat2 indah, tapi pria yg bisa diajak menikah akan memberikan kehidupan yg indah untuk kita.

Pria yg bisa diajak menikah, biasanya pemalu di awal proses kenalan, bahkan kadang tidak menarik. Tapi individu yg justru mengawali dengan tidak terburu2 akan menjalani proses dengan baik dan berakhir dengan bahagia.

Dalam mencari jodoh yg harus dilakukan pertama kali dan paling mendasar, bangun persahabatan terlebih dahulu. Untuk menemukan cinta sejati, anda tinggal mencari sahabat terbaik, bukan pecinta ulung.

"Pasangan saya ". Sahabat yg akan menjadi pasangan anda, seseorg yg secara fisik maupun psikologis menarik hati anda. Maksudnya pasangan hidup anda harus yg nyambung.


JADIKAN SAHABAT LEBIH DULU
Jangan silau dengan penampilan fisik (misal,macho, tampan, punya mobil bagus, bla..bla..)
Sangat penting mencari tahu apa yg benar2 diinginkan. CARI PASANGAN BUAT MENIKAH BUKAN UNTUK PACARAN. Ingat perbedaan mendasar pria yg bisa diajak menikah dan yg bisa diajak jalan. Biasanya pria yg bisa diajak jalan pandai merayu, tapi tidak mampu mempertahankan hubungan.

Jangan terjebak dengan ilusi ROMANTIS. Hati2 dengan pria yg biasanya hanya bersenang2: memberikan bunga, permen atau perhatian tetapi tidak bisa memberikan dukungan saat anda melalui saat2 berat.

Pria yg mau diajak menikah mencintai anda secara keseluruhan, tidak hanya yg baik2 saja. Carilah pria yg bisa memberikan rasa aman secara emosional.

TENTUKAN BATAS DALAM BERHUBUNGAN
Ada beberapa pria yg tidak bisa diajak serius. Jika pria yg pergi dengan anda selalu melirik wanita lain (alias ganjen), jangan coba2 menjalin hubungan dengannya. Kecuali disaat2 tertentu dia ingin membuat anda jealous...(anda pasti tahu dimana dia becanda atau serius saat melirik wanita lain). Tentukan batasnya, jangan biarkan orang lain berulang2 menyakiti hati anda.

TULISLAH KUALITAS YG DIBUTUHKAN DARI SEORG PRIA
Misalnya, jika anda membutuhkan seseorg yg benar2 sensitif dan bisa diajak bicara, jangan terpaku pada pria yg tampan tapi pendiam. Jangan buang waktu berjalan dengan pria yg pada dasarnya tidak akan membuat anda bahagia. Jika anda tahu apa yg dibutuhkan (bukan hanya diinginkan) dan tahu apa yg bisa membuat anda bahagia, anda akan mampu mengenali si dia saat menampilkan kualitas dirinya, bukan hanya dari penampilan luarnya saja.

JANGAN TAKUT BERTANYA
Jika ada pria yg berjanji akan menghubungi anda tapi tidak melakukannya, anda berhak menanyakan alasannya. Sering kali wanita membuat kesimpulan keliru ttg hal ini. Pria dan wanita berbeda, mereka melakukan sesuatu dengan alasan dan motivasi yg berbeda pula. Jangan terlalu berprasangka dan berpikiran terlalu jauh atau yg nggak2. Sebaiknya minta klarifikasi atau penjelasan secara langsung dari dia...anggap saja dia montir bengkel mobil anda :).

PAHAMI TERLEBIH DAHULU, BERSAHABAT SEPERTI JUGA PERNIKAHAN, MERUPAKAN PROSES

Pada saat menjalin persahabatan memang membutuhkan waktu.
Dalam tahap ini mulailah mencari tahu seperti apa pria yg bersahabat dengan anda. Misalnya mencoba dengan mengatakan hal yg sederhana, katakan padanya anda mengalami hal yg tidak menyenangkan hari ini. Bila ia tidak bertanya MENGAPA dan malah mengalihkan pembicaraan ke topik lain, anda bisa tahu pria ini bukan org yg enak diajak berbagi perasaan.

Ingat:
kemampuan berbagi, kunci ikatan cinta sejati yg kuat.
Suatu hubungan bukanlah suatu yg anda miliki atau tidak. Melainkan merupakan kerja sama dua belah pihak, satu kesatuan, dimana terdapat saling asuh, dukungan stimulasi, kejujuran, dan banyak lagi.

MEMANDANG HUBUNGAN SEBELUMNYA SEBAGAI PELAJARAN, BUKAN KEGAGALAN
Setiap org yg terlibat dalam hidup anda, memberikan pelajaran berharga (termasuk mantan2 pacar anda). Apapun yg menimpa anda, anda bisa mengambil hikmahnya. Hubungan sebelumnya bisa dijadikan pelajaran, apa yg membuat anda bahagia dan sebaliknya. Jangan pernah menyalahkan diri sendiri, tapi belajar dari kesalahan atau kegagalan sebelumnya. Ingat, berbuat KHILAF itu manusiawi, tapi jika melakukannya terus menerus, itu suatu KEBODOHAN.

JANGAN TAKUT MENCOBA, SEKALIPUN TIDAK SESUAI DENGAN HARAPAN ANDA.
Wanita seringkali terpaku pada pola harapan yg lazim ttg cinta. Misalnya: hanya menikah dengan pria yg berasal dari kota, gaul, terpelajar dan bekerja di kantor. Jangan hanya berkencan dengan tipe anda. Tipe hanyalah serangkaian sifat yg ada pada seseorang. Anda kan tidak berkencan dengan serangkaian tipe itu, melainkan secara keseluruhan. Banyak pria dan wanita tidak memanfaatkan waktu secara keseluruhan, untuk menganalisa apa yg sebenarnya diinginkan.

JADILAH DIRI ANDA SENDIRI
Ada empat kualitas utama dari seseorg, entah itu pria atau wanita, yg
bisa membuat org lain tertarik:
1. autentik (asli)
2. dapat dipercaya
3. genuine (tulen/rajin)
4. tidak plin-plan alias konsisten

Pria dan wanita yg bisa di percaya, selalu jujur dan menjadi dirinya sendiri, akan dapat menikmati kehidupan dan akhirnya menemukan CINTA SEJATINYA!

Sunday, March 04, 2007

From Solo with Love (1200 Kilometers Journey)

Sesuai kesepakatan, kami berangkat dari kampus jam 10.15. Setelah empat jam perjalanan, kami beristarahat, sholat dan makan siang di Cirebon pada jam 13.45. Perjalanan kami lanjutkan lagi pada jam 14.38. Luar biasa cepat dan lancar perjalanan hari ini, jam 15.15 kami sudah masuk Jawa Tengah. Hamparan sawah menjadi kenikmatan tesendiri yang tidak biasa kami temukan di kota, begitu pula dengan pasar tumpah yang terlihat sangat ramai hari ini.
Jam 15.40 sore, kami memasuki Kota Tegal. Di kota ini ada sebuah rekor muri yaitu Toilet terbanyak dan terbersih sebanyak 67 buah toilet! Kami pun berhenti untuk mengisi bensin sekalian menguji kebersihan dan kenyamanan toiletnya.
Istirahat Sejenak di Tegal

Karena saking banyaknya toilet, kami tak sempat menghitung benarkah ada 67 toilet. Tapi salut juga melihat toilet sebanyak itu semuanya bersih.
Rekor Muri Pombensin dengan Toilet terbanyak dan terbersih sebanyak 67 Toilet

Perjalanan kami teruskan, hari mulai beranjak malam. Jam 18.40, kami mampir sebentar di Kendal untuk buang air sejenak. Gerimis turun membuat jalanan yang kami lewati basah saat memasuki kota Semarang pada jam 19.00 malam.
Malam ini saya teringat ada big match antara Liverpool dan MU, semoga bisa nonton walaupun sebentar. Jam menunjukkan 20.50 ketika memasuki kota Salatiga, berarti tidak lama lagi akan masuk kota Solo. Dan benar saja pada jam 21.00 malam, kami masuk kota Solo. Berarti 10 jam perjalanan dari Jakarta ke Solo.
Setelah memesan kamar di penginapan, jam 22.00 malam kami berkeliling mencari makan malam di Kota Solo.
Jam 23.30 rasa penat sudah tak bisa ditahan lagi dan kasur empuk pun sudah menanti kami. Istirahat dulu ya...
Pagi harinya, setelah selesai mandi, kami mulai bersiap2 untuk acara besar hari ini. Satu persatu diantara kami mengenakan pakaian batik. Yap...sudah siap semua, kini saatnya berangkat.
Lokasi yang kami cari tidak terlalu sulit ditemukan karena dekat jalan besar. Setelah mencari tempat parkir mobil, kami turun menuju tempat seperti tertera di undangan. Saat kami masuk ke lokasi, belum terlalu banyak orang berkumpul. Kami dipersilahkan untuk masuk ke sebuah tempat yang mirip rumah kecil, ternyata itu adalah Taman Pendidikan Al Qur’an (TPA). Itulah tempat yang akan menjadi saksi bisu akad nikah pagi ini. Sekitar setengah jam kami menunggu di dalam TPA. Tak lama berselang, mempelai putri diiringi rombongan masuk ke tempat dimana kami sudah menunggu. Kemudian disusul pak Nanang menuju tempat kami dan diiringi rombongan mempelai pria.
Kebetulan petugas dari KUA sudah lebih awal datang dan sudah siap menjalankan tugasnya hari ini. Mulailah acara demi acara akad nikah dilakukan. Saya sendiri kurang begitu paham bahasanya, karena menggunakan bahasa Jawa halus. Sesekali bahasa Indonesia digunakan, terutama saat pembacaan ijab kabul.
Saat-saat bersejarah

Acara akad nikah berlangsung dengan sangat khidmat. Seperti biasa, kelegaan muncul setelah mempelai pria lancar mengucapkan lafadz ijab kabul dan diakhiri oleh petugas pencatat dari KUA yang mengucapkan, "Bagaimana ? Sah ? Serempak semua yang ada mengucap Sahhhhh...!!!!" Maka resmilah prosesi akad nikah hari ini.


Teman sejati menjadi saksi

Selesai acara akad nikah, kami dan para tamu mulai disuguhi minuman dan makanan. Lumayan juga buat ganjal perut, maklum kami belum sempat sarapan.
Selesai acara akad nikah, kami berkumpul sejenak di tempat mempelai pria. Menunggu acara resepsi selanjutnya. Kurang lebih setengah jam, acara resepsi pun dimulai. Mempelai pria, secara beriring dua-dua membentuk barisan panjang, kami juga masuk di dalamnya.
Rombongan mulai menuju ke tempat acara resepsi diadakan. Setelah tiba di depan pintu gerbang, rombongan mempelai pria yang diwakili Ustadz Al Mukarram Suwardi memulai acara seremonial dengan meminta izin agar diterima masuk oleh keluarga mempelai wanita.
Seorang bapak yang diiringi dengan rombongan mempelai wanita sudah siap menyambut di depan pintu gerbang dan mempersilahkan rombongan mempelai pria untuk masuk. Rombongan kami pun memasuki ruangan resepsi dan menikmati suguhan hidangan yang ada. Setelah ruangan dipenuhi oleh para hadirin, seorang bapak yang cukup sepuh diminta hadir untuk membacakan doa. Sangat menyentuh doa yang beliau bacakan. Mungkin beliau membacakannya dari hati, jadi sampai juga ke hati kami.
Acara pambacaan doa selesai. Acara foto-foto pun dimulai. Melihat waktu yang mulai beranjak siang, kami pun memutuskan untuk segera pamit sambil mengucapkan selamat kepada Pak Nanang dan Istrinya Ibu Dwi Rochmawati. Beberapa kali jepretan foto pun diarahkan kepada kami, sayang karena jumlahnya banyak, jadi tidak bisa difoto lengkap bersama, tapi dibagi beberapa bagian.

Acara Jepret-Jepret Foto

Hari sudah menunjukkan jam 10.30. Kami bersegera kembali ke penginapan untuk check out. Mobil yang satunya juga ikut pulang bersama kami. Sehari sebelum kami berangkat kemarin, satu mobil yang mengantar mempelai pria sudah berangkat lebih awal ke Solo.
Setelah dirasa cukup, kami melanjutkan perjalanan pulang ke Jakarta pada jam 11 siang. Kali ini mobil yang sebelumnya pergi lebih awal ikut pulang bersama dengan rombongan kami. Konvoi 2 mobil beriringan menuju jakarta. Sesekali mobil kami di depan, sesekali mobil yang satu lagi didepan.
Dalam perjalanan pulang ke Jakarta, kami singgah sebentar di kota Boyolali, beli oleh-oleh buat teman-teman di kampus. Kami kembali mampir di 67 Toilet di kota Tegal, berhenti sejenak di Brebes buat beli oleh-oleh Telur Asin, langsung dari pabriknya lho...
Jam 22.21 kami masuk Tol Cikampek dan akhirnya pada jam 23.25 mobil kami pun memasuki pelataran UAI. Alhamdulillah sampai juga di Jakarta. 1200 kilometer jarak yang sudah ditempuh! Bisa dibayangkan penatnya badan, tapi mungkin lebih terasa lagi buat sang driver. Sepanjang perjalanan pulang, di depan kami ratusan truk sudah siap disalip, mengangkut kontainer yang dikirim ke Jakarta. Wow...berkali-kali kami dibuat sport jantung saat menyalip truk satu demi satu. Memang kalau tidak disalip, bisa sampai pagi baru masuk Jakarta.
Perjalanan kali ini seperti kembali ke masa kecil dulu, melihat ruas-ruas kota yang pernah dilewati, walaupun saat ini sudah tidak seperti dulu lagi. Kota Solo terkesan lebih modern, mal-mal banyak mendominasi wajah kota ketimbang bangunan-bangunan kuno zaman dahulu.
Tak disangka Pak Nanang dapat jodoh orang Solo, memang jodoh urusan Allah, kita hanya berusaha untuk mencarinya, namun Dialah yang mempertemukan kita dengan pilihan hati. Tak tahu dimana, tak tahu kapan.
Selamat buat pak Nanang ! Satu doa yang bisa saya berikan semoga Pak Nanang dan istri dapat membangun sebuah keluarga sakinah ma waddah wa rahmah.
”Baarakallahu laka wa baraka ’alaika wa jama’a bainakuma filkhoir”
”Semoga Allah melimpahkan barakah dan menyatukan kalian berdua dalam kebaikan”.

Saya berharap, saya masih bisa mengucapkan doa diatas untuk teman-teman lainnya yang segera menyusul Pak Nanang maupun yang masih mencari belahan jiwa.

-------------------------
Buat yang dalam waktu dekat menyusul pak Nanang, semoga Allah memberikan kemudahan untuk menyegerakan pernikahannya.
Buat yang masih mencari, perbaiki diri lagi agar dapat yang baik. Sebab orang-orang yang baik untuk orang-orang yang baik juga. Niatkan ibadah dalam melaksanakan sunnah nabi.
Buat yang masih mencari tapi belum dapat-dapat...jangan resah,tetap ikhtiar dan berdoa semoga Allah mempersiapkan pasangan yang lebih baik daripada pilihan-pilihan sebelumnya.
---------------------------------

Thursday, March 01, 2007

Doa Terlepas Hutang dan Kecemasan Hidup

Dalam kehidupan ini, seringkali kita dihadapkan pada masalah-masalah pelik yang membuat hidup kita terasa sempit. Kegelisahan akan masa depan, kesedihan karena musibah yang menimpa, kelemahan fisik dan mental, kemalasan untuk membuat perubahan, rasa takut yang berlebihan, sifat kikir yang sulit lepas, beban hutang yang kerap menjadi teman setia, orang yang berbuat sewenang-wenang dengan kita.

Pernah mengalami salah satu dari keadaan diatas ? Atau bahkan sudah mengalami semua ?
Tapi pastinya, tidak ada orang yang tidak pernah mengalami hal diatas. Kalau ada, berarti ada yang salah dengan dia…. Karena kehidupan berisi dari segala macam keadaan, suka, duka, sedih, ceria, gagal, berhasil, dan segala macam keadaan lainnya.
Buat teman-teman yang saat ini dirundung kesedihan dan perasaan gelisah atau yang masih terlilit hutang, ada sebuah doa buat teman-teman. Doa ini saya ambilkan dari sebuah hadits Rasulullah.
--
Dari Abu Sa’id Al Khudri ra. Berkata, “suatu hari beliau masuk masjid, tiba-tiba beliau bertemu seorang Anshar yang bernama Abu Umamah. Rasulullah SAW bertanya, “ Wahai Abu Umamah, mengapa kamu duduk-duduk di masjid di luar waktu shalat?”. Abu Umamah ra. menjawab, “ karena kegalauan yang melanda hatiku dan hutang-hutangku, wahai Rasulullah. Rasulullah saw. Bersabda, “Bukankah aku telah mengajarkanmu beberapa bacaan, yang bila kamu baca niscaya Allah akan menghilangkan rasa galau dari dirimu dan melunasi hutang-hutangmu?”. Abu Umamah berkata, “Betul, wahai Rasulullah. “Rasulullah bersabda, “Ketika pagi dan sore ucapkanlah :

Allahumma inni ‘audzu bika minal hammi wal hazani, wa ‘audzu bika minal ‘ajzi wal kasali, wa audzu bika minal jubni wal bukhli, wa ‘audzu bika min gholabatid daini wa qohrirrijaal. (3x)

Artinya : Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kegelisahan dan kesedihan, dari kelemahan dan kemalasan, dari sifat pengecut dan bakhil, dari beban hutang dan kesewenang-wenangan orang lain.(3x)
Kemudian aku melakukan perintah tadi, maka Allah menghilangkan rasa galau dari diriku dan melunasi hutang-hutangku. (HR. Abu Daud)
--
Bagi yang sedang dirundung masalah, bisa mulai berdoa dengan doa yang Rasulullah ajarkan diatas agar dilepaskan dari masalah yang sedang dihadapi. Buat yang sedang tidak punya masalah, tetaplah berdoa agar masalah dijauhkan dari kehidupan kita. Kalaupun masalah mendatangi kita, kita berharap bisa melewatinya dengan baik.

Semoga kita bisa mengamalkan apa yang Rasullullah ajarkan kepada sahabatnya dalam hadits diatas. Amiin.

Tuesday, February 27, 2007

Dua Hal yang menentukan siapa kita dimasa depan

Suatu saat saya mendengar dari seseorang pembicara yang mengatakan bahwa siapa kita dimasa depan sangat ditentukan oleh dua hal :

1. Buku apa yang kita baca
2. Dengan siapa kita berteman

Saya pikir ada benarnya juga apa yang dikatakan pembicara tersebut.

Yang pertama adalah buku yang kita baca. Apa yang sering kita baca biasanya menunjukkan apa minat kita. Kalau kita suka baca novel, biasanya kita suka tentang drama kehidupan. Kalau kita suka baca buku-buku motivasi, biasanya kita suka dengan hal-hal yang berbau semangat. Kalau kita suka baca majalah infotainment, biasanya kita suka ngegosipin orang. Kalau kita suka baca koran kriminal, hati-hati...nanti bisa terbawa jadi kriminal.

Ya ibarat tanah lapang, otak kita siap ditanami dan diisi apa saja. Yang baik atau yang jelek, yang positif atau negatif, yang optimis atau pesimis. Semua tergantung dari kita yang mengisinya.

Kalau anda ingin menjadi seorang pebisnis, ada baiknya anda membaca hal-hal yang berbau bisnis. Ada begitu banyak pikiran negatif orang tentang bisnis. Anda tak perlu peduli dengan apa yang orang pikirkan. Anda tekuni saja membaca buku-buku bisnis. Seperti sebuah peta, kita belum tahu ke arah mana kita akan melangkah, tapi dengan membaca peta, maka setidaknya kita tahu arah mana yang ingin kita tuju.

Begitu juga kalau Anda gemar membaca berita-berita kriminal, gosip artis, kebrutalan dan lain sebagainya. Sedikit banyak pikiran anda akan diisi oleh hal-hal yang berbau kriminal. Jika dalam waktu yang panjang, pikiran-pikiran ini masuk merasuki alam bawah sadar anda, maka tidak menutup kemungkinan anda akan melakukan apa yang selama ini anda baca.

Jadi "be wise" terhadap apa yang anda baca, karena itu bisa menarik anda kedalam kehidupan yang sesungguhnya.

Hal yang kedua adalah Dengan siapa kita berteman.
Saya teringat dengan sebuah hadits yang kurang lebih isinya berbunyi, kalau kita berteman dengan orang jualan minyak wangi maka kita akan ikut wangi, tapi siapa yang berteman dengan orang pandai besi, maka baunya juga seperti si pandai besi.

Lingkungan kita biasanya akan menarik kita untuk menjadi seperti orang-orang yang ada di dalam lingkungan tersebut. Coba saja kita berada di lingkungan guru, maka kita akan menjadi orang-orang yang suka belajar. Kalau kita dilingkungan orang sholeh, maka kita akan terpengaruh menjadi soleh. Tapi coba kalau kita berada di lingkungan pemabok, wah..jangan-jangan kita juga jadi pemabok :-)

Begitu pentingnya memilih teman dan lingkungan kita, karena secara logika kita tahu bahwa, yang kuat akan menarik yang lemah, yang besar akan menarik yang kecil dan seterusnya.

Apa yang ingin saya sampaikan lewat tulisan ini adalah, setiap kita harus benar-benar mengerti akan menjadi apa kita dimasa depan. Karena dengan mengerti akan menjadi apa kita dimasa depan, maka kita juga tahu persis buku macam apa yang kita baca dan teman seperti apa yang kita punya.

Terima kasih untuk Tips Memecahkan Mental Block

Menangkap Hikmah - Subhanallah...Saya harus mengucapkan terima kasih kepada Pak Fauzi. Terus terang selama ini saya lebih banyak pasif di Milis, tapi saya tetap terus mengikuti perkembangan TDA dan belajar dari pengalaman bisnis teman2 TDA.

Pertama kali saya terkesan dengan resume The Secret yang pernah pak Fauzi kirim di Milis. Resume itu saya print dan saya baca berulang kali. Dari resume itu saya baru tahu The Secret , Joe Vitale dan Law of Attraction. Dan dari resume itu pulalah yang menarik saya ikut NoBar The Secret.

Ketika sesi tanya jawab setelah selesai NoBar, ada pertanyaan memecahkan Mental Block. Pertanyaan itu sebenarnya sudah lama saya pendam dan saya terhenyak ketika pak Fauzi mengatakan contoh Mental Block yaitu karyawan yang takut untuk jadi TDA Full, akhirnya jadi amphibi terus. Itu seperti menyindir saya :-)

Tapi memang begitu kenyataannya...saya baru tersadar bahwa itu salah satu mental block yang saya miliki. Tapi jawaban2 pada saat Nobar belum memuaskan saya juga. Saya berniat menanyakan langsung kepada Pak Fauzi tentang tips Mental Block ini.

Subhanallah pagi ini saya baca email dan saya temukan jawaban2nya. Selama ini saya belajar banyak dari Pak Fauzi dan saya mendapatkan ilmu2 itu hanya dengan membaca email. Sungguh sesuatu yang luar biasa!

Jadi rasanya, tidak fair kalau saya tidak berterima kasih pada orang yang selama ini saya sudah banyak belajar darinya. Terima kasih pak Fauzi, semoga tidak bosan berbagi dengan orang2 yg masih ragu untuk memulai seperti saya.

Berikut tulisan dari Bapak Fauzi Rachmanto..

Action members TDA,

Law of attraction bekerja tidak hanya untuk hal-hal
financial. Kadang-kadang ide atau pengetahuan datang kepada kita pada saat kita memerlukan. Ini contoh
 aktualnya:

 Pada waktu diskusi film the Secret hari minggu lalu, ada pertanyaan dari salah satu peserta yaitu Pak Didin Razani tentang bagaimana tips untuk menghancurkan “blocking mental” yang mungkin masih ada pada diri kita.

Pada waktu itu beberapa peserta diantaranya Pak Zaki, Pak Roni selaku moderator, dan saya sendiri mencoba merangkai jawaban atas pertanyaan tadi.

Namun
saya terus terang belum cukup puas dengan jawaban-jawaban yang sempat muncul. Hingga dalam perjalanan pulang saya masih sempat berfikir, apa ya kira-kira jawaban yang tepat atas pertanyaan pak Didin tadi?

Senin sore saya mendapat SMS undangan untuk mengikuti Seminar Sehari tentang Entrepreneurship yang dipandu oleh owner franchise Leha-Leha dan C’lup-C’lup Pak Budi Utoyo yang dilaksanakan hari Selasa 27 Feb 2007. Entah kenapa saya merasa harus datang. Dan pagi hari nya saya pun segera berangkat ke Jakarta untuk mengikuti seminar Pak Budi. Seminarnya cukup asyik dan
 seru. Tapi yang paling membuat saya terkesan dan setengah tidak percaya, salah satu topik yang dibahas Pak Budi adalah: Bagaimana Memecahkan Blocking Mental!

Nah ini kan pertanyaan Pak Didin yang masih menggantung di otak saya dari kemarin.
Mungkin jawaban nya sebenarnya kita semua sudah tahu, tapi Pak Budi merangkai secara sederhana dan mudah diikuti. Berikut rangkuman jawabannya, saya tuturkan kembali dalam bahasa saya, (contoh2 ilustrasi juga dari saya supaya mudah dimengerti):


 Tips untuk menghancurkan Mental Block:

 1.Otak kita apa kata mulut kita.
 Blocking mental yang masih sering muncul di otak kita, sebenarnya dapat kita kalahkan jika kita sering
mengucapkan kata-kata yang positif. Karena otak kita  apa kata mulut kita.

Misalnya blocking mental: “ah aku mudah sakit”, “ah aku tidak bisa”, dsb. dapat kita kalahkan dengan sering mengucapakan kalimat sebaliknya seperti: “aku sehat!”, “aku bisa!” dst. Begitu mulut kita mengucapkan kata “tidak bisa” otak kita langsung berhenti memproses tindakan yang perlu dilakukan selanjutnya.

Namun bila kita mengucapkan “aku bisa” maka kreatifitas otak akan mulai bekerja. 
Kita juga sering secara tidak sadar mengucapkan kata-kata negative yang pada akhirnya merugikan seperti “aku capek”, “aku kesal”, dsb. padahal ucapan-ucapan tadi akan memprogram otak kita.

 2. Incantation. Ini lebih advanced dari afirmasi.
 Dapat menggunakan: I-V-V-M (Idealisasi – Visualisasi – Verbalisasi – Materialisasi)

 (1) Lakukan Idealisasi, yaitu menentukan kondisi ideal yang hendak kita capai. Katakan menjadi pengusaha yang memiliki kios pakaian anak dengan omzet 50 juta sebulan.

(2) Kemudian visualisasikan kondisi ideal tadi secara jelas, imajinasikan seperti apa kios nya, dimana tempatnya, apa saja itemnya, bagaimana pembelinya, dst.

(3) Verbalisasi. Ucapkan, atau tuliskan dan share kepada kenalan, relasi atau siapapun kontak kita, tentang idealisasi kita tadi.

(4)
Materialisasi.Pada waktu nya tiba kita harus siap melakukan tindakan2 untuk mewujudkan idealisasi tadi. Misalnya tiba2 ada yang menawarkan kios, ya take action mengambil kios.

 3. Self-Hypnosis
 Ini bukan stage hypnosis ala Mas Romi Rafael. Tapi langkah2 sederhana untuk mempengaruhi subconscious mind kita.

Caranya:
(1) Tuliskan atau sediakan
gambaran apa yang ingin kita capai, misalnya: memiliki kios baju anak tadi, target omzet, dsb.

(2) Setiap
hari sebelum tidur siapkan catatan dan pandangi (kontemplasikan) gambaran tadi.

(3) Dengarkan
negative  self talk yang muncul.

(4) Catat semua negative self
talk yang muncul, misalnya:
- tidak punya modal 
- tidak punya lokasi, 
- tidak bisa dagang, dst.


(5)
Buat counter statement dalam catatan negative self talk tadi. Misalnya:
- tidak punya modal (bisa pinjam mertua)
- tidak punya lokasi (pake garasi saja),
tidak bisa dagang (rekrut orang yg bisa dagang),
 dst. Sampai habis.

Ulang kembali proses ini setiap hari hingga blocking terkikis habis. Untuk tiap orang perlu waktu yang berbeda-beda untuk mengikis Mental Block tadi.
Selamat mempraktek-kan.

 



Website counter